KENDARI, GAGASSULTRA.COM - Pemerintah Kota Baubau menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih juara satu kategori penurunan angka pengangguran. Penghargaan ini diterima langsung Wali Kota Baubau, H.Yusran Fahim dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam ajang penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) berprestasi 2026 Regional Sulawesi di Hotel Claro, Jum’at malam (29/05/2026).
Ajang ini merupakan bentuk apresiasi pusat terhadap kepala daerah yang dinilai sukses untuk kinerja unggul dan inovasi daerah.
Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE usai menerima penghargaan menyatakan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh elemen masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang terus bersinergi. Pihaknya mengakui, Keberhasilan Pemerintah Kota Baubau meraih predikat juara satu tidak terlepas dari hasil presentasi kepala daerah dalam rangka apresiasi kinerja pemerintah daerah dimensi penurunan tingkat pengangguran oleh Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc melalui zoom meeting beberapa waktu lalu di Kendari.

Wali Kota Baubau, H.Yusran Fahim saat menerima penghargaan sebagai juara satu kategori penurunan pengangguran dari Kementerian Dalam Negeri
"Penghargaan ini adalah bukti nyata dari kerja keras kita bersama. Ke depan, Pemkot Baubau akan terus berkomitmen dengan kebijakan pembangunan ketenagakerjaan agar masyarakat kita semakin mandiri dan berdaya saing,"ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, Pemerintah Kota Baubau sebelumnya juga pernah menerima insentif fiskal pada 2024 atas capaian penurunan angka kemiskinan ekstrem. “Kami juga pernah mendapatkan penghargaan fiskal pada tahun 2024 pada saat penurunan angka kemiskinan ekstrem,” kata Yusran Fahim didampingi Sekda, La Ode Darus Salam.
Selain itu, upaya menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Baubau tidak hanya dibebankan kepada Dinas Tenaga Kerja, melainkan melibatkan banyak organisasi perangkat daerah (OPD). “Di tengah ini kami hampir 14 OPD diberikan anggaran untuk menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka. Kami diacungkan jempol karena tersebar di semua OPD,” katanya.
Ia menyebutkan, sektor perikanan dan UMKM menjadi bidang yang paling menonjol dalam mendukung penurunan angka pengangguran di Kota Baubau. “Sektor perikanan, kemudian UMKM yang paling menonjol,” katanya lagi.
Atas prestasi tersebut, Pemerintah Kota Baubau tidak hanya membawa pulang piala penghargaan, tetapi juga berhak mendapatkan dana insentif fiskal dari Kemendagri sebesar Rp 3 Milyar. Dana tersebut rencananya akan dialokasikan kembali ke dalam APBD untuk memperkuat program-program pro-rakyat, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan. (Hasrin Ilmi/Red)


