
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Masa reses dimanfaatkan oleh para Anggota legislative untuk turun lapangan menemui para konstituen guna mendengarkan aspirasi dan keinginan masyarakat. Kegiatan reses ini sudah menjadi agenda yang terjadwal oleh setiap anggota legislatif.
Momen ini juga dilakukan oleh Anggota DPRD Sulawesi Tenggara Fajar Ishak Daeng Jaya, SE, MH Legislator Partai Hanura. Selama 3 hari melakukan reses mengunjungi kelurahan tarafu, Kelurahan Sulaa dan Kelurahan Melai Kota Baubau.

Di kelurahan Tarafu, Fajar Ishak sekaligus menyerahkan bantuan benang kepada 40 penenun kain tradisional Buton. Termasuk aspirasi masyarakat untuk menata atau perbaikan jalan lingkungan.
Untuk penerima bantuan benang juga diserahkan kepada sekitar 200 penenun kain Buton di kelurahan Sulaa. Sebelumnya di lokasi yang sama Fajar Ishak juga telah menyerahkan 600 senter kepala kepada para nelayan.
“Di Kelurahan Sulaa ada permintaan masyarakat untuk melakukan pembenahan talud penahan gelombang dan tambatan perahu nelayan. Karena di Sulaa sebagian besar adalah kalangan nelayan,” kata Fajar Ishak.
Kegiatan Reses di lokasi ketiga adalah kelurahan Melai kecamatan Murhum Kota Baubau pada Rabu (1/2/2023). Kelurahan ini berada di dalam kawasan Benteng Keraton Buton. Pertemuan kepada masyarakat yang diwakili para ketua RT dan RW sebagian besar mengharapkan dukungan modan untuk pengembangan usaha kecil. Selain itu masyarakat juga meminta agar difasilitasi kegiatan pengembangan keterampilan seperti pelatihan atau kursus.

“Kami pelaku Usah Kecil masih membutuhkan dukungan modal dan sarana dan prasarana untuk lapak jualan. Sebelumnya memang sudah pernah ada bantuan tapi sepertinya belum merata. Jadi kami berharap Pak Fajar bisa memfasilitasi kami untuk diberikan bantuan,” kata Musdalifah seorang pelaku UKM di Kelurahan Melai.
Ia mengharapkan agar fasilitas pendukung kegiatan usaha bisa secara bertahap dilengkapi. Apalagi kawasan benteng keratin Buton menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Baubau.
Menanggapi beberapa permintaan masyarakat, Fajar Ishak mengatakan ia akan terus berupaya memperjuangkan keinginan masyarakat. Seperti halnya yang telah dilakukan tahun 2022. “Tahun 2022 lalu, alhamdulillan permintaan masyarakat saat reses sudah direalisasikan. Seperti pembagian benang, senter kepala kepada nelayan, hewan ternak, bantuan bisang perikanan. Bantuan modal bagi pelaku usaha kecil dan bantuan pulsa listrik bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah,” terang fajar Ishak.
Lurah Melai, Alimudin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Fajar Ishak yang telah menerima aspirasi masyarakatnya. “Kami berterima kasih kepada Pak Fajar Ishak yang telah memilih kelurahan Melai sebagai lokasi reses. Semoga kegiatan reses ini memberikan harapan bagi masyarakat khususnya di kelurahan melai,”katanya.(Din)
Mursali, S.Pd : “Kegiatan ini Akan Menjadi Agenda Rutin”
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Berbagai upaya ditempuh pihak sekolah untuk meningkatkan kreativitas anak didik. Mulai dari kegiatan akademik maupun non akademik. Salah satunya kegiatan pelatihan Jurnalistik dan Fotografi yang dilaksanakan MTsN 1 Baubau Senin (30/1/2023). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan.
Ketua panitia Tamrin, S.Pd mengatakan, pelatihan ini untuk pertama kalinya diprogramkan pihak sekolah dan langsung disambut antusias para siswa. Bahkan, kata Tamrin, panitia terpaksa harus membatasi jumlah pendaftar karena banyaknya peserta yang mendaftar. "Banyak pendaftar dan terpaksa kita batasi. Inipun sudah sekitar 70 peserta yang sudah terdaftar," kata Tamrin.

Suasana Kegiatan Diklat Jurnalis dan Fotografi yang diikuti oleh siswa siswi MTsN 1 Baubau Senin (30/1/2023)
Hal senada disampaikan kepala MTsN 1 Baubau Mursali, S.Pd. Kegiatan ini dinilainya sangat diminati siswa, apalagi ini agenda perdana dilaksanakan. Ia berharap, setelah kegiatan ini para siswa memiliki pemahaman dan ketertarikan terhadap dunia jurnalis. Termasuk mengarahkan siswa untuk lebih cerdas dalam berkarya.
"Kita berharap mereka bisa terbiasa dan terarah baik menulis atau memposting di media sosial. Terlebih jika mereka mendalami ilmu jurnalis maka ke depan akan tampil talenta yang berbakat," kata Mursali.
Kegiatan pelatihan selain menghadirkan pemateri dari internal MTsN 1 Baubau juga melibatkan para penggiat Media dan Jurnalis di daerah khususnya di Kota Baubau. "Peserta sangat antusias dan semangat. Ini artinya kegiatan ini dinilai bermanfaat bagi mereka. Semoga pihak sekolah terus menjadwalkan kegiatan seperti ini," ujar Bardin yang ikut memberikan materi teknik pembuatan Video Jurnalis dan Tehnik Reportase.(Din)
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Jajaran Civitas akdemik Universitas Muslim Buton yang dipimpin langsung Rektor dan jajaran kampus bertandang ke SMAN 3 Baubau. Diawali dengan kegiatan yasinan Jumat (27/1/2023).

Desak Kapolri Tuntaskan Kekerasan Terhadap Wanita Asal Buton di Sorong
JAKARTA, GAGASSULTRA.COM - Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jabodetabek (HIPPMASULTRA JABODETABEK) Amrin Ajira mengutuk keras Perbuatan tak manusiawi yang terjadi di Kota Sorong Papua Barat yang menimpa seorang wanita asal Buton Sulawesi Tenggara. Wanita tersebut adalah Orang Dalam Gangguang Jiwa (ODGJ) dan dituduh sebagai oknum penculik anak sehingga dibakar hidup-hidup.
Dalam media online Pos-Kupang.Com Ketua KKST Sorong Raya La Tumpu, Memastikan Bahwa Wa Gesuti bukan bagian sindikat penculikan anak seperti yang dituduhkan warga. La Tumpu mengatakan Wage Suti adalah warganya yang mengalami gangguan jiwa alias ODGJ. Karena kondisinya itu, kata La Tumpu, Wage Suti kerap jalan sembarangan.
“Kami turut beduka cita atas meninggalnya Almarhum Wa Gesuti, wanita asal Buton yang dituduh Penculik anak, kemudian dihakimi masa sampai babak belur, ditelanjangi hingga berakhir pada pembakaran. Ini sangat tidak manusiawi dan kami mengutuk keras kejadian ini,” kata Amrin Ajira.
Amrin Ajira meminta Pihak Kepolisian untuk Menangkap Semua Pelaku Pengeroyokan, pelucutan dan pembakaran kemudian ditindak tegas sesuai undang-undang yang berlaku. Ia juga menyayangkan informasi yang beredar di media sosial yang belum pasti kebenarannya. “Harusnya masyarakat cerdas dalam bermedia sosial atau memfilter semua informasi yang beredar agar tidak termakan oleh isu-isu yang tidak jelas sehingga melakukan sesuatu yang merugikan orang lain,” tegasnya.
Amrin Ajira mendesak kepada KAPOLRI Listiyo Sigit Prabowo untuk memerintahkan Kapolda Papua Barat untuk segera menuntaskan kasus yang yang tidak berprikemanusiaan ini. “Kami beri waktu selama 3×24 jam untuk segera menangkap seluruh pelaku jika melewati dari pada waktu yang telah di tentukan maka kami dari DPN HIPPMASUTRA memastikan akan menduduki MABES POLRI sampai kasus ini di selesaikan, maka kami berharap kepada Mabes agar segera menangkap Provokator dan Semua Pelaku Pemukulan, Pelucutan dan Pembakaran Terhadap Almarhumah,” tegas Amrin Ajira. (Din)
”Rela Jadi Ayah Angkat, Merubah Air Mata Anak Yatim Piatu Menjadi Harapan”
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Menjadi seorang Polisi tidak hanya dituntut mampu melaksanakan tugas sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Namun, ada sisi lain yang juga dinilai inspiratif, sayang hanya orang tertentu yang mampu melakoni hal ini. Salah satunya memiliki jiwa sosial dan kepedulian kepada sesama. Bahkan melakukan sesuatu dengan ketulusan dan didasari rasa kemanusiaan.
Sosok peduli dan berjiwa sosial ini layak disandang seorang Kombes Pol Rio Tangkari, SH, SIK yang kini menjabat sebagai Dirlantas Polda Sultra. Momen ini sudah berlangsung setahun lamanya, sejak Rio Tangkari bertugas sebagai Kapolres Baubau. Saat itu masih berpangkat AKBP.

Selama bertugas di Kota Baubau, banyak aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh seorang Rio Tangkari. Bahkan, setiap ada informasi masyarakat atau pihak yang membutuhkan bantuan, seperti membutuhkan biaya pengobatan atau menemukan masyarakat yang memiliki kondisi ekonomi yang memprihatinkan, Rio Tangkari menjadi orang terdepan menggalang dana dan menghimbau kepada seluruh jajaran untuk turut memberi perhatian.
Diantara banyak kegiatan sosial dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, ada satu hal yang justru jarang dipublikasi. Rio Tangkari, memiliki anak angkat di Baubau dan sampai saat ini terus memberi support dan dukungan. Anak itu bernama Vita Fitriati, seorang yatim piatu yang kini masih tercatat sebagai Siswa SMA di Kota Baubau.
“Saya merasa terpanggil karena mendengar kisah hidupnya, anak itu tak pernah mengenal sosok ayah sejak kecil, dan juga ditinggalkan sosok ibu saat itu. Dengan niat tulus untuk membantu agar dia tetap semangat dan bersekolah saya menyampaikan bersedia menjadi pengganti sosok ayah. Saya berdoa semoga bisa mewujudkan cita citanya,” kata Rio Tangkari saat pertama bertemu sang anak angkat ketika masih menjabat sebagai Kapolres Baubau.
Salah satu yang membuat hatinya terpanggil, Rio Tangkari ternyata memiliki keinginan yang sama terhadap sosok sang ayah. Ia ditinggalkan Ayahanda tercinta saat dirinya sudah mulai memasuki masa sukses. Namun, belum sempat ia memberikan perhatian kepada Ayahanda, Allah berkehendak lain. “Setelah mengantar saya meraih sukses dan belum sempat membahagiakan beliau, Allah telah menakdirkan Ayah kembali ke pangkuan Ilahi. Itu salah satu dari keinginan saya untuk selalu berbuat untuk membuat orang lain tersenyum dan tetap semangat menjalani kehidupan,” katanya.
Sementara itu, Vita mengaku tidak menyangka akan mendapat berkah dijadikan sebagai anak angkat oleh seorang Kapolres saat itu. Sejak itu ia seolah mendapat semangat baru untuk menjalani kehidupan. Bukan hanya diberi semangat, namun sosok ayah angkat dinilainya sebagai malaikat penolong karena juga memenuhi kebutuhannya. Terutama yang berkaitan dengan kebutuhan sekolah. “Saya tidak menyangka mendapat berkah seperti ini. Saya sangat bersyukur karena ada yang mau menganggap saya sebagai anak. Beliau selalu menanyakan kondisi saya dan memastikan saya baik baik saja dan terus semangat untuk sekolah. Karena kebutuhan saya juga dipenuhi,” kata Vita saat ditemui di sekolahnya SMAN 3 Baubau.
Vita mengaku jarang bertemu ayah angkatnya, namun perhatian yang diberikan tak pernah putus. Bahkan, saat menjelang ulang tahun ke 17, Vita diberi hadiah kendaraan roda dua untuk memudahkan aktivitas sekolahnya. “Saya hanya berdoa semoga Ayah dan keluarga selalu dalam Lindungan Yang Maha Kuasa, selalu diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas. Apapun yang direncanakan selalu dimudahkan oleh Allah,” tutur Vita sambil terisak.
Saat ini, sang ayah Angkat sudah bertugas di Polda Sultra dan kini menjabat sebagai Dirlantas Polda Sultra. Meski tak bertugas di Baubau lagi, namun perhatian kepada sang anak tetap tidak terputus.
Vita merasa senang karena support dan motivasi serta perhatian dari ayah angkatnya tak pernah putus. “Setiap saat ayah selalu kasih support, dan selalu memperhatikan kebutuhan khususnya untuk keperluan sekolah. Ayah selalu menitip pesan agar saya belajar dengan serius dan tetap semangat,” kata Vita yang bercita cita ingin menjadi Polwan.
Seorang perwira polisi kembang tiga di pundak dan menduduki jabatan strategis. Tapi tak lantas memiliki sikap apatis dengan orang sekitar. Itulah sosok Kombes Rio Tangkari yang memiliki prinsip bahwa jabatan adalah amanah untuk menjadi ladang amal. Seandainya di negeri ini para pejabat tinggi dan yang memiliki kemampuan dari sisi ekonomi memiliki rasa empati kepada sesame seperti Rio Tangkari, pastilah akan melahirkan kehidupan yang penuh keberkahan.(Din)
Monianse : “Semoga Memberikan Kemudahan Kepada Masyarakat”
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Setelah penantian yang cukup panjang, akhirnya Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Baubau diresmikan dan memulai kegiatan pelayanan. Peresmian dan Launching pelayanan Labkesda dihadiri langsung Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse Jumat (20/1/2023).
Kepala UPTD Labkesda Baubau Risnawati, S,Kep. Ns, M.Kep mengatakan, saat ini pihak Labkesda sudah dapat melayani pemeriksaan kesehatan seperti pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan darah, urine, narkoba, darah lengkap dan pemeriksaan lainnya. “Selain itu kita juga melaksanakan medical chek up baik untuk keperluan kantor, melanjutkan pendidikan dan kebutuhan lain. Termasuk yang akan melaksanakan ibadah haji dan umrah sudah bisa disini,” katanya.

Meski demikian kata Risna, masih banyak hal yang harus dilengkapi untuk meningkatkan pelayanan di Labkesda.
Kadis kesehatan Kota Baubau dr. Lukman, Sp.PD mengatakan, kehadiran Labkesda ini menjadi salah satu focus yang dipersiapkan Dinas Kesehatan Kota Baubau. Salah satu nilai manfaat yang akan diperoleh adalah waktu yang dibutuhkan untuk pemeriksaan laboratorium akan lebih cepat dibandingkan selama ini. Salah satu factor yang menjadi kendala adalah pengiriman sampel. “Saat ini sudah ada Labkesda Kota Baubau. Jadi akan dapat mempermudah pelayanan pemeriksaan laboratorium. Lahirnya labkesda ini merupakan salah satu upaya transformasi bidang kesehatan,” kata Lukman.
Meski secara bertahap Labkesda akan terus melakukan pembenahan, namu n ia berharap sejak awal harus meprioritaskan bagaimana pelayanan yang masksimal.
Ketua DPRD Kota Baubau H Zahari, SE yang juga hadir dalam launcing pelayanan Labkesda juga menyampaikan apresiasi. Ia berharap Labkesda Baubau akan memberikan pelayanan maksimal untuk kebutuhan masyarakat. Selain itu ia juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung pembenahan Labkesda. “Mungkin kita akan menyentuh dari sisi penataan kantor, akses jalan masuk ke kantor Labkesda ini sehingga akan lebih memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” ujar H Zahari.

Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse usai kegiatan launching dan melakukan peninjauan Labkesda juga menyampaikan agar Labkesda Baubau mengedepankan pelayanan. “Untuk beberapa pelayanan dasar yang selama ini dilakukan terpisah, mulai saat ini sudah terkosentrasi di Labkesda. Mudah mudahan ini akan membantu masyarakat dalam hal pemeriksaan laboratorium. Tentunya kita akan tata secara bertahap agar nanti bisa memberikan pelayanan yang maksimal,” ujar Monianse.(Din)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Sehari pasca musibah kebakaran di wilayah tugasnya, Kapolsek Bungi Polres Baubau Iptu Bustan, SH bersama anggota Polsek Bungi memberikan bantuan sembako kepada keluarga korban di lingkungan Benteng Kelurahan Waliabuku Kecamatan Bungi Kota Baubau, Kamis (19/01/2023).
Kapolres Baubau AKBP Bungin Masokan Misalayuk, SH, SIK, MSi melalui Kapolsek Bungi Polres Baubau Iptu Bustan, SH mengatakan, peristiwa kebakaran terjadi pada hari Rabu tanggal 18 Januari 2023 sekitar jam 08.00 wita. Korban Agus bertempat tinggal di Lingkungan Benteng Kelurahan Waliabuku Kecamatan Bungi Kota Baubau.

Saat itu, sekitar pukul 07.00 wita pemilik rumah Agus meninggalkan rumah ke tempat kerja sementara istri dan anaknya masih dirumah. Pukul 07.30 wita sang istri Restifar mengantar anaknya ke disekolah. Namun betapa terkejutnya, setelah pulang dari sekolah ia menyaksikan rumahnya sudah terbakar.
Menurut Kapolsek, api di duga berasal dari aliran listrik arus pendek yang korsleting. “Dalam Peristiwa ini tidak ada korban jiwa hanya kerugian materi rumah senilai 10 juta rupiah,” katanya.
Sebagai bentuk kepedulian, kamis (19/1/2023) Kapolsek Bungi Polres Baubau Iptu Bustan, SH bersama anggota Polsek Bungi memberikan bantuan sembako berupa beras dan telur kepada korban.
“Semua ini untuk membantu meringankan beban keluarga korban. Ini juga sebagai rasa empati dan sebagai bentuk pelayanan cepat Polri untuk hadir ditengah-tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan kita,” kata Bustam lagi.(Din)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Setelah melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Baubau, 6 Mahasiswa Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Buton (UM. Buton) resmi ditarik.
Penarikan mahasiswa didampingi Dosen Pembina Lapangan Fakultas Hukum UM Buton Dr. Hadi Suprianto, SE, SH, MH. Menurut Hadi, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa karena mendapat pengalaman secara langsung dari pihak Lapas Kelas II A Baubau.

Suasana Penarikan Mahasiswa Fakultas Hukum Peserta KKL UM Buton di Aula Lapas Kelas II A Baubau Rabu (18/1/2023). Tampak Dosen Pembina Lapangan FH UM Buton Dr. Hadi Suprianto menyerahkan Cinderamata kepada Pihak Lapas Kelas II A Baubau
"Ada 6 Mahasiswa Hukum yang KKL di Lapas dan setelah 30 hari melaksanakan aktivitas saat ini secara resmi kami tarik dan akan kembali ke kampus,"kata Hadi Suprianto usai menghadiri acara pelepasan mahasiswanya oleh Lapas Kelas II A Baubau di Aula Lapas, rabu (18/1/2023) .
Hadi Suprianto juga mengapresiasi pihak Lapas Kelas II A Baubau yang dipimpin Herman Mulawarman, A.Md.,IP.,S. Sos atas bimbingan dan pengetahuan kepada para Mahasiswa. Ia menilai selama berada di Lapas kelas II A Baubau mahasiswa Fakultas Hukum UM Buton diterima dan dibimbing dengan baik.
"Kami berterimakasih kepada semua pihak di Lapas Baubau termasuk Kepala TU pak Abdul Umar Kase dan Kabag Umum pak Fredy yang telah membantu mahasiswa kami selama KKL di Lapas. Khususnya memberikan pengetahuan mahasiswa terkait peran Lapas sebagai integrated criminal justice system semakin baik", ujar Doktor Ilmu Hukum jebolan Universitas Muslim Indonesia Makassar ini.
Kerjasama ini, lanjut Hadi, akan terus berlanjut dan merupakan wujud kemitraan strategis antara Dirjen Lapas Kemenkumham RI yang diwakili Lapas Kelas II A Baubau dengan Perguruan Tinggi dalam hal ini UM Buton.
"KKL di Lapas bagi Mahasiswa sangat perlu dan memiliki nilai tersendiri selain menambah pengalaman kerja bagi mahasiswa, juga memberikan kesempatan sekaligus kepercayaan diri dan kemandirian kepada mahasiswa, " tambah Hadi.
Sementara itu, Kalapas kelas II A Baubau Herman Mulawarman menyarankan agar ke depan, durasi kegiatan KKL Mahasiswa lebih panjang. “Kalau bisa kegiatan KKL mahasiswa bisa menjadi 90 hari kalender,” kata Kalapas.
Saran ini ditanggapi positif oleh Hadi selaku dosen pembimbing dan akan mempertimbangkan pad agenda KKL berikutnya. "Saat ini kami baru memberikan waktu kepada mahasiswa melaksanakan KKL selama 30 hari kerja, insha Allah ke depan kami akan pertimbangkan menjadi 90 hari kerja", tutup Dosen yang juga penggiat sosail ini.(Din)
Berikan Edukasi Masyarakat dan Pelajar
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM – Sebanyak 42 mahasiswa Unidayan Baubau Jurusan Administrasi Negara menggelar bakti sosial dan study lapangan di desa Burangasi Rumbia Kecamatan Lapandewa Buton Selatan. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama 4 hari sejak pekan lalu.
Selama kegiatan berlangsung, selain mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan ikan sebagai bahan baku kripik juga menyentuh kalangan pelajar khususnya kegiatan pembelajaran dan memberi motivasi tentang kebersihan lingkungan.

Agenda seperti ini telah terjadwal setiap tahun sebagai kegiatan rutin. Tujuannya agar dapat melengkapi kegiatan pembelajaran mahasiswa secara teoritis yang pada gilirannya dapat meningkatkan kepedulian sosial bagi mahasiswa.
Ketua panitia Alfin Salim mengharapkan agar kegiatan ini dapat memberikan nilai tambah bagi peserta sekaligus menambah pengalaman tentang bagaimana pemanfaatan potensi yang ada di masyarakat. "Ada nilai pembelajaran dan bisa memberikan edukasi bagi masyarakat. Itu yang menjadi focus kami. Selain melaksanakan beberapa kegiatan sosial lainnya," katanya.

Harapan yang sama juga disampaikan Dosen Pembimbing kegiatan Wa Ode Arsyiah, S.Sos.,M.Si. Kegiatan ini katanya, diharapkan dapat meningkatkan jiwa sosial kepada mahasiswa. Meningkatkan rasa empati dan kepedulian akan potensi yang ada di masyarakat. Oleh karena itu, pasca kegiatan ini, ia berharap agar para mahasiswa dapat meninggalkan hal positif di tengah masyarakat. “Semoga pasca kegiatan ini para mahasiswa dapat meningkatkan semangat dan jiwa sosial dan yang paling penting ada hal positif yang ditinggalkan kepada masyarakat,” ujarnya.(Din)
Sitti Yuliana, S.Pd, M.Pd : “Insha Allah 2023 Tetap Dilanjutkan”
BAUBAU,GAGASSULRA.COM – Program Anugerah siswa teladan yang diprogramkan SMAN 3 Baubau tak terasa telah berjalan selama 1 Tahun. Ada 12 Siswa yang terpilih menjadi Penerima Anugerah yang dijadwalkan setiap bulan ini. Meski awalnya hanya dinilai biasa saja, namun tampaknya Program Anugerah Siswa teladan ini mendapat Apresiasi berbagai pihak. Termasuk Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara Asrun Lio yang kini menjabat sebagai Sekda Provinsi. Bahkan, pernah menyempatkan diri hadir menyerahkan langsung Anugeras kepada siswa di SMAN 3 Baubau.

“Sudah banyak saya berkeliling di sekolah sekolah Sulawesi tenggara, tapi baru SMAN 3 Baubau yang membuat ide yang sangat menyentuh seperti ini. Ini sangat menyentuh dan memberi semangat kepada anak anak khususnya penerima anugerah,” Kata Asrun Lio saat momen penyerahan Anugerah kepada siswa SMAN 3 Baubau saat itu.
Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra Rayon Baubau – Buton Selatan Mastuti, S.Pd. Keti[ka sempat hadir menyerahkan Anugerah Siswa teladan di SMAN 3 Baubau. “Saya salut dengan ide seperti ini, karena ini memberikan motivasi kepada siswa. Bukan soal besarnya nilai yang diberikan tapi perhatian kita untuk mereka,” ujar Mastuti.

Para Siswa Siswi SMAN 3 Baubau Penerima Anugerah Siswa teladan Tahun 2022
Kepala SMAN 3 Baubau Sitti Yuliana, S.Pd, M.Pd mengatakan, kegiatan ini sangat sederhana tapi justru memberikan nilai lebih bukan hanya dari siswa tapi kalangan orang tua dan tokoh masyarakat . Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru yang telah memiliki ide seperti ini. Ia berjanji akan terus memprogramkan hal hal positif untuk memberikan semangat pada siswa. ‘Insha Allah kita akan programkan lagi tahun ini, apalagi ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Semoga anak anak bisa meningkatkan semangat belajar dari hal hal sederhana seperti ini,” kata Siti Yuliana usai menyerahkan Anugerah untuk 2 penerima Anugerah Senin (16/1/2023) di kampus Hijau SMAN 3 Baubau. (Din)