Bardin

Bardin

Cari Alternatif Untuk Relokasi Pedagang

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Akibat Cuaca ekstrim yang melanda Kota Baubau Sabtu Malam (25/12) menyebabkan puluhan lapak pedagang di Pasar Wameo Porak Poranda. Kondisi ini menyebabkan aktivitas pedagang lumpuh total. Khususnya para pemilik Warung Makan dan pedagang ayam. Kerusakan juga terjadi pada beberapa fasilitas public khususnya tanggul yang ada di pesisir pantai Wameo.

tinjau 2

Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse bersama Pemilik Warung Makan Korban Terjangan Gelombang di Pasar wameo (Foto : bardin)

Minggu pagi, Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse langsung meninjau dan bertatap muka dengan para pedagang yang terdampak cuaca ekstrim. Selain menyaksikan pembenahan puing puing bangunan yang roboh, Wali Kota juga menyempatkan diri bertatap muka dan berkomiunikasi dengan para korban. Khusus para pemilik warung Makan, saat ini sementara dilakukan komunikasi dan kajian khusus untuk para pedagang agar dapat direlokasi dan secepatnya bisa kembali beraktifitas. “Kita masih upayakan untuk mencari tempat yang tepat untuk mereka, saat ini kita masih melakukan kajian agar lapak baru yang mereka tempati bisa aman dari gangguan cuaca ekstrim,” kata Monianse.

tinjau 6

Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse Berbincang bersama Para Penjual Ayam yang Lapaknya Hancur karena Terjangan Gelombang (Foto : bardin)

Cuaca ekstrim kata Monianse kerap terjadi setiap tahun, bahkan tahun ini diperkirakan lebih dahsyat dari sebelumnya. Oleh karena itu, kepada masyarakat agar menambah kewaspadaan. Apalagi yang tinggal di kawasan pesisir dan beraktivitas sebagai nelayan. “Tahun lalu kejadian seperti ini terjadi di bulan Februari. Saat ini sudah mulai terjadi pada akhir tahun. Jadi masyarakat harus lebih waspada, nelayan juga agar untuk sementara bisa mengurungkan niat untuk melaut,” tambahnya.

Usai menemui para pemilik riumah makan, Wali Kota juga bertatap muka dengan para penjual ayam. Mereka pun menjadi korban dampak cuaca ekstrim. Seperti halnya para pemilik rumah makan, para penjual ayam juga tengah dipersiapkan agar juga memiliki lokasi yang bisa digunakan untuk kembali beraktifitas. “Kita komunikasikan dengan mereka agar bisa dicarikan solusi, khususnya lokasi mereka berjualan. Karena lokasi ini sangat rawan setiap terjadi musim badai. “Pemerintah akan mencarikan solusi yang baik agar mereka juga memiliki tempat yang nyaman untuk  berjualan. Kita secepatnya akan pikirkan,” ujar Wali Kota.

tinjau 4

Tanggul di Pesisir Pantai Wameo yang Jebol akibat Terjangan Gelombang (Foto : bardin)

Lokasi ketiga yang dikunjungi adalah kawasan Umna Wolio Plaza. Lokasi ini juga terdampak cuaca ekstrim. Sebagian kios milik pedagang sempat tergenang air akibat hempasan gelombang yang melintas kawasan mall.  Taka da korban jiwa, namun akibat cuaca ekstrim ini menghambat aktifitas pedagang karena harus membenahi lapak yang hancur diterjang ombak (Din)

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Cuaca buruk yang melanda Kota Baubau Minggu (25/12) mengakibatkan Lapak pedagang di kawasan pesisir pantai Pasar Wameo Porak Poranda di terjang ombak. Seluruh lapak pedagang yang berada di sepanjang tanggul Hancur berantakan. Mulai dari Warung makan, pedagang Kelapa muda juga lapak penjual ayam semua disapu badai. Hempasan gelombang bahkan hingga meringsek masuk ke lokasi pedagang sayur dan pasar ikan. Sementara kawasan jalan raya tergenang mengakibatkan jalur jalan pesisir pantai macet total.

1

Lokasi Lapak Penjual Ayam di Pasar Wameo Rusak Parah (Foto : Bardin)

Pantauan GagasSultra di lokasi kejadian, sejak menjelang sore hari tanda tanda akan adanya badai mulai Nampak. Bahkan beberapa hari terakhir, kota Baubau diterjang hujan hingga menyebabkan beberapa lokasi dan pemukiman masyarakat terendam.

Memasuki puncak air pasang sekitar pukul 01.00 Wita, hempasan gelombang semakin meningkat. Satu persatu lapak pedagang terbongkar. Peralatan yang berada dalam bilik rumah makan berserakan memenuhi jalan. Kelapa muda dan lapak pedagang juga memadati sepanjang jalan tepi pantai. Para pedagang pun mulai berdatangan untuk melakukan tindakan penyelamatan. Namun, khususnya yang berada di sepanjang jalur pesisir tak bisa menyelamatkan lapak mereka karena hancur diterjang ombak.

2

Lapak Pedagang Bedrantakan, Air Laut Memenuhi Jalur Jalan di Pasar Wameo (Foto : Bardin)

Plh Kapolres Baubau AKBP Suharman Sanusi, SIK bersama jajaran yang ditemui di lokasi membenarkan kondisi yang terjadi, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada karena tragedy ini adalah kondisi alam diluar kuasa manusia. “Ya, kami memantau bangunan dan lapak pedagang terbongkar diterjang ombak dan mengalami kerusakan. Himbauan kami agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan karena sebelumnya BMKG telah mengeluarkan peringatan akan terjadinya cuaca ekstrim. Kami dari jajaran kepolisian juga akan berupaya membantu masyarakat jika dibutuhkan,” katanya.

3

Suasana jalur Jalan di Pesisir Pasar Wameo pukul 01.00 Wita

Selain kawasan Pasar Wameo, terjangan ombak juga menghantam kawasan Kotamara hingga aktivitas pedagang kaki lima. Kondisi ini tampaknya telah diantisipasi para pedagang untuk tidak beraktivitas sejak sore hari.

Semantara lokasi yang juga terdampak adalah kawasan jembatan batu. Dikabarkan hantaman ombak membuat salah satu kios milik warga terhempas ke laut. Sedangkan kawasan parkiran Umna Wolio Plaza juga tak luput dari genangan air laut.

Hingga menjelang pagi hari, warga khususnya para pedagang masih memdati lokasi lapak dan secara perlahan melakukan pembenahan. (Din)

Himbau Masyarakat Jauhi Judi dan Miras

BAUBAU,GAGASSULTRA.COM – Usai melaksanakan safari sholat Jumat Plh. Kapolres Baubau AKBP Suharman Sanusi, SIK memberikan himbauan kamtibmas di masjid Nurussabba Kelurahan Lipu Kecamatan Betoambari Kota Baubau, Jumat (23/12/2022).

WhatsApp Image 2022 12 23 at 20.59.16 1

Kegiatan shalat Jumat Keliling ini Sudah menjadi agenda rutin Plh. Kapolres Baubau AKBP Suharman Sanusi, SIK yakni safari sholat Jumat keliling di kelurahan-kelurahan dalam Kota Baubau.

Dalam himbauanya Plh. Kapolres Baubau menghimbau agar masyarakat ikut bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di Kelurahan Lipu Kecamatan Betoambari  dan umumnya di Kota Baubau.

WhatsApp Image 2022 12 23 at 20.59.17 1

“Saat ini kami jajaran kepolisian terus berbenah diri dan memberikan pelayanan dengan cepat kepada masyarakat. Apabila ada kelalaian atau pelanggaran dari oknum kepolisian Polres Baubau agar segera melaporkan pada kami,”tegas Suharman Sanusi.gar tidak ada lagi kegiatan perjudian, minuman beralkohol, saya minta mari kita kerjasama untuk mengingatkan saudara-saudara kita agar tidak lagi melakukan judi ataupun minuman keras dan saya juga mengajak agar kita tingkatkan keimanan kita kepada Allah SWT,” katanya.

WhatsApp Image 2022 12 23 at 20.59.16

Sementara itu Ketua Takmir Mesjid Nurussabba sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan  safari sholat Jumat yang dilakukan oleh Polres Baubau. Ia berharap agar silaturrahmi antara masyarakat dan Polri lebih ditingkatkan lagi. (Din)

Bagi Sembako Untuk Kaum Dhuafa di Kelurahan Lipu Kecamatan Betoambari

BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Sudah menjadi rutinitas dari Plh. Kapolres Baubau AKBP Suharman Sanusi SIK setiap selesai melaksanakan sholat Jumat mengagendakan kegiatan membagikan sembako kepada kaum dhuafa.

WhatsApp Image 2022 12 23 at 18.03.37

Jumat (23/12/2022) Plh. Kapolres Baubau menyambangi masyarakat di kelurahan Lipu Kecamatan betoambari setelah selesai  melaksanakan sholat Jumat di masjid Nurul Sabah Kelurahan Lipu.  Salah satu tujuan kegiatan ini yakni menguatkan tali silaturahmi antara Polres Baubau dengan masyarakat.

“Kami menyelenggarakan kegiatan safari sholat Jumat dan keliling ke kelurahan - kelurahan  bersama anggota sambil berbagi sembako kepada kaum Dhuafa. Untuk lebih memperkuat jalinan silaturahmi,” kata Plh. Kapolres Baubau AKBP Suharman Sanusi SIK.

WhatsApp Image 2022 12 23 at 18.03.36

Ditambahkan, paket bingkisan sembako akan diberikan seminggu sekali pada hari Jumat dengan lokasi yang berbeda. Penyerahannya dilakukan dengan cara berkeliling ke kelurahan – kelurahan. Selain membagi tentunya menjalin bersilaturahmi dengan menyapa warga. “Suasana ini sangat penting untuk membangun kedekatan dan kemitraan antara Polres Baubau dengan masyarakat. Dengan harapan bingkisan yang kami serahkan bisa meringankan beban mereka khususnya kaum dhuafa ,” ujarnya.

WhatsApp Image 2022 12 23 at 18.03.35

Tak cukup sampai disitu, Selesai berbagi sembako Plh. Kapolres Baubau AKBP Suharman Sanusi, SIK menyempatkan diri ngopi bareng bersama warga di bawah rumah warga yang sebagian besar berupa rumah panggung. Diskusi kecil sambil mendengarkan keluhan-keluhan warga terkait permasahan yang ada di lingkunganya.

WhatsApp Image 2022 12 23 at 18.03.34 1

Safari Jumat keliling tidak hanya Plh. Kapolres Baubau yang melaksanakan namun juga dilaksanakan seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Baubau. Program ini dilaksanakan sejak awal AKBP Suharman Sanusi, SIK bertugas sebagai Plh. Kapolres Baubau. Para Bhabinkamtibmas juga melaksanakan Safari Jumat keliling dan memberikan himbauan kamtibmas kepada warga binaanya. Dengan maksud agar semua warga binaanya ikut bersama sama menjaga situasi daerahnya agar dalam keadaan aman dan nyaman. (Din)

Dipimpin Ustadz Dr. KH Ali Sibromalisi, Lc, MA

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Travel Perjalanan Haji dan Umrah Raudah Wisata dibawah naungan PT Raudah Eksati Utama kembali melaksanakan kegiatan Dzikir dan Muhasabah akhir tahun. Zikir dan Muhasabah ini dilaksanakan di Gedung Arasalana Kota Baubau selasa (20/12). Untuk diketahui kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan Raudah Wisata di Kota Baubau. Salah satu tujuannya adalah untuk mempererat silaturahmi jamaah dan masyarakat yang telah belasan tahun bersama Raudah Wisata.

raudah 1

Kegiatan Dzikir dan Muhasabah dipimpin langsung Ustadz Dr. KH Ali Sibro malisi, Lc, MA sekaligus pembimbing Haji dan Umrah raudah Wisata. Ratusan Jamaah turut hadir dalam kegiatan dan mengikuti secara khusyuk seluruh rangkaian acara. Juga tampak beberapa tokoh hadir, diantaranya Wakapolres Baubau Kompol Bahtiar, Mantan ketua DPRD Baubau H Hasidin Sadif, Mantan Wakil Bupati Buton Iis Elianti, Anggota DPRD Baubau Hj Roslina Rahim, tokoh muda Nur Ari Raharja serta sejumlah tokoh lainnya.

Perwakilan Raudah Wisata Kota Baubau H Man Razak mengatakan, meskipun persiapan pelaksanaan Dzikir dan Muhasabah sangat singkat, namun para jamaah sangat antusias untuk hadir. Diperkirakan sekitar 600 jamaah yang hadir dari 700 undangan yang disebar.  Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa kepercayaan jamaah dan masyarakat Kota Baubau terhadap pelayanan raudah Wisata dalam kegiatan Haji dan Umrah bagi masyarakat Kota Baubau selama ini dinilai baik. “Alhamdulillah walaupun persiapan pelaksanaannya mendadak, namun jamaah yang hadir juga memenuhi gedung arasalana. Semoga ini semakin mempererat jalinan silaturahmi Raudah Wisata dengan jamaah,” kata H Man Razak.

WhatsApp Image 2022 12 22 at 06.30.21

Pantauan Media ini, suasana hikmat Nampak sepanjang kegiatan Dzikir dan Muhasabah hingga akhir. Para Jamaah tampak hikmat bahkan tak sedikit yang meneteskan air mata mengikuti untaian Dzikir dan Doa oleh Pembimbing.

WhatsApp Image 2022 12 22 at 06.30.51

Diakhir kegiatan, diundi satu paket Umrah gratis yang disponsori Bapak Nur Ari Raharja. Jamaah yang beruntung mendapat paket Umrah gratis adalah Ibu Farida Ariyani.  “Alhamdulillah Ya Allah, atas Rezeki yang luar biasa ini. Saya berterima kasih juga kepada Raudah Wisata dan Bapak Nur Ari Raharja semoga Allah melipatgandakan berkah untuk kita semua,” katanya sembari terisak sebagai ungkapan rasa bangga. (Din)

Bukti Kekompakan dan Komitmen Masyarakat Untuk Hidup Sehat

BAUBAU,GAGASSULTRA.COM – Peran serta masyarakat dalam menciptakan kehidupan bersih dan sehat menjadi ujung tombak pembangunan bidang kesehatan. Kesadaran dan perilaku yang memenuhi standar kesehatan juga harus menjadi komitmen yang sama.

Hal ini ditunjukkan warga kelurahan kadolomoko kecamatan Kokalukuna khususnya RT 2 / RW 3. Kawasan ini ditetapkan sebagai Kampung Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) dan langsung dilaunching oleh Wali Kota Baubau La Ode ahmad Monianse Selasa (20/12).

3

Kampung Germas ini sebelumnya telah dilakukan beberapa tahapan persiapan khususnya oleh Puskesmas Kadolomoko sebagai daerah binaan, mulai dari tahapan sosialisasi dan kegiatan pelayanan kesehatan serta mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. “Kita sudah mempersiapkan jauh sebelumnya dengan pembinaan, kegiatan posyandu, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan, membersihkan lingkungan, memeriksakan kesehatan secara rutin termasuk kegiatan olahraga bersama. Semoga setelah di lokasi ini kami akan melakukan pembinaan di lokasi lain lagi di wilayah binaan,” kata Arni Maruju kepala Puskesmas Kadolomoko.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Baubau dr.Lukman juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Kadolomoko atas inisiatif yang dilakukan. “Kegiatan ini sepenuhnya sangat ditentukan oleh kekompakan masyarakat. Sehingga program Germas juga akan tetap dilaksanakan karena masyarakat yang berkomitmen,” katanya didampingi Farisu programmer yang menangani Germas di Dinas Kesehatan Kota Baubau.

5

Menurut Muliadi, Ketua Forum Germas Kadolomoko, kampung Germas ini merupakan hasil dari kerjasama masyarakat khususnya RT 2 RW 3 yang didampingi Pihak Puskesmas Kadolomoko. Selama ini katanya, kegiatan yang menjadi indicator telah dilaksanakan oleh masyarakat. Meskipun harus terus mengharapkan dukungan dari Pemerintah untuk melengkapi sarana dan prasarana. “Kita masih butuh fasilitas pendukung seperti bangunan untuk kegiatan posyandu, meskipun selama ini kegiatan posyandu terus berjalan tapi belum memiliki bangunan khusus. Kami sudah menyiapkan lahan untuk dihibahkan dan tinggal tunggu dukungan pemeirntah untuk pembangunan posyandunya,” kata Muliadi.

La Ode Hadia, tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Kota Baubau menyatakan dukungan agar Kampung Germas ini terus dipertahankan. “Kita dukung, karena ini program positif, selaku anggota legislative juga akan memberikan dukungan,” katanya.

4

Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse menyampaikan, program Germas di Kadolomoko bisa menjadi magnet bagi Kelurahan lain untuk menciptakan masyarakat yang sehat. “Kalau semua kelurahan memiliki Komitmen dan Inovasi untuk melahirkan Kampung Germas, Kota Baubau akan menjadi Kota yang sehat karena yang terpenting adalah bagaimana komitmen masyarakat. Pemerintah hanya memberikan motivasi dan dukungan,” katanya.

Ia juga menanggapi keinginan masyarakat untuk menyiapkan fasilitas bangunan untuk kegiatan Posyandu. "Apalagi jika telah ada lahan yang dihibahkan dari masyarakat,” ujarnya. (Din)

Permintaan Nelayan Saat Reses

 
Sekitar 600 nelayan tangkap Kota Baubau yang tergabung dalam 40 kelompok khususnya Lea Lea dan Kecamatan Betoambari mendapat bantuan berupa senter Kepala Menyelam melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra 2022. Bantuan ini difasilitasi politisi Partai Hanura yang juga Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Fajar Ishak Daeng Jaya.
 
Pembagian berlangsung di Lapangan Kelurahan Sulaa Kecamatan Betoambari Sabtu (17/12).
20221217 105703
 
Sebelumnya, para Nelayan telah didata berdasarkan kelompok masing masing. Hal ini dimaksudkan agar penyaluran bantuan tepat sasaran. "Saat reses salah satu yang diminta para nelayan adalah senter kepala. Karena sebagian besar para nelayan melaut pada malam hari. Jadi itu sebabnya saya upayakan mereka untuk dibantu dan hari ini mereka terima," kata Fajar Ishak.
 
Untuk memudahkan penyaluran bantuan, masing masing kelompok diwakili ketua kelompok untuk menerima secara simbolis. Setelah itu kelompok yang mendistribusi untuk  anggota kelompok.
 
Fajar Ishak menambahkan, setiap berkunjung ke Masyarakat, ia selalu melakukan komunikasi untuk mengetahui apa kendala dan kebutuhan masyarakat. Meskipun diluar agenda reses."Alhamdulillah semua tetap berkomunikasi dengan baik. Jadi mereka juga tidak segan segan menyanpaikan keluhan," tambah Fajar.
 
Sarif, Salah seorang Ketua Kelompok Nelayan penerima asal Kelurahan Palabusa mengatakan, bantuan ini sangat bermanfaat karena membantu dalam kegiatan melaut. "Kita bisa gunakan untuk melaut pada malam hari, untuk memanah ikan dan merawat rakit rumput laut malam hari. Jadi saya mewakili kelompok berterima kasih khususnya Pak Fajar Ishak yang telah menyahuti permintaan kami," kata Sarif bersama 15 anggotanya.
 
Setelah ini kata Fajar, ia akan menemui kelompok nelayan lain untuk diarahkan membentuk kelompok sehingga mudah untuk pengurusan bantuan. "Kalau ada kelompok, lebih mudah kalau mengajukan proposal bantuan," tambah Fajar.
 
Selain senter Kepala, Fajar Ishak juga sebelumnya telah memperjuangkan bantuan perahu bagi nelayan, benang jahit bagi pengrajin, ratusan ekor kambing bagi peternak dan bantuan modal usaha serta bantuan lain yang saat ini telah diterima Masyarakat.(Din)
 

Tangkap Ikan Massal di Kaombo ‘Kawasan Laut Larangan’

BUTON, GAGASSULTRA.COM – Anggota DPRD Sultra Partai Hanura Fajar Ishak Daeng Jaya untuk kesekian kalinya hadir khusus bersama masyarakat Desa Kondowa dan Dongkala Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton dalam pesta adat tahunan. Salah satu rangkaian pesta adat tahunan yakni tradisi ‘Kabharia’, sebuah tradisi menangkap ikan massal di ‘Laut Larangan’ atau yang kerap disebut masyarakat sebagai kawasan ‘Kaombo’ pada Minggu (11/12).

kondowa 4

Kawasan Kaombo ini merupakan areal terlarang bagi masyarakat untuk menangkap ikan. Hal ini telah menjadi kesepakatan masyarakat adat dan tidak boleh dilanggar. Konsekuensinya, jika ditemukan masyarakat yang melakukan aktivitas penangkapan ikan di hari hari biasa, pelakunya langsung mendapat sanksi adat dan denda sekitar Rp 5 Juta rupiah. “ini sudah disepakati oleh adat dan diketahhui semua, tidak boleh dilanggar dan yang melanggar pasti dikenakan denda. Keputusannya dibahas langsung di galampa di hadapan para tokoh adat,” kata Ruslan Kepala Desa kondowa.

Untuk itu, slama kurun waktu setahun sebelum memasuki pesta adat tahunan, kawasan kaombo ini dijaga ketat oleh perangkat adat. Hal ini dimaksudkan agar selain menjaga kelestarian biota laut, juga demi kelangsungan hidup masyarakat. karena kawasan ini diketahui sebagai pusat potensi perikanan dan hasil laut.

kondowa 3

Fajar Ishak yang ditemui diantara ribuan warga pada tradisi Kabharia menyampaikan salut kepada masyarakat yang telah turun temurun melestarikan tradisi ini. Ia juga menyampaikan terima kasih karena setiap momen pesta adat selalu diundang khusus untuk hadir menyaksikan. “Saya bangga dengan masyarakat Khususnya masyarakat adat Kondowa dan Dongkala yang telah mempertahankan tradisi ini. Mereka kompak untuk melestarikan alam khususnya yang ada di laut. Karena itu, saya sangat antusias mengikuti tahapan ritual ini. Walaupun ini dimulai sejak subuh hari disaat air laut mulai surut. Jadi masyarakat sudah memenuhi kawasan pesisir Kaombo untuk menunggu momen menangkap ikan massal ini,” kata Fajar Ishak.

Tradisi menangkap ikan di kawasan kaombo ini hanya dilakukan setahun sekali di momen pesta adat. Tak heran jika masyarakat sangat antusias untuk mengikuti tradisi ini. Apalagi kawasan kaombo memiliki potensi yang luar biasa. “Jadi, semua bawa tombak atau alat apa saja untuk menangkap ikan. Karena semua hasil yang diperoleh masyarakat adalah hak mereka. Mereka bisa bawa pulang. Sedangkan hasil yang diperoleh tokoh adat sebelum masyarakat umum, akan dibawa ke baruga dan dibagi sesuai aturan adat yang telah disepakati,” kata Salah seorang Tokoh adat di Lokasi Tradisi Kabharia.

kondowa 1

Pj Bupati Buton Drs. Basiran juga turut hadir bersama masyarakat. ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga karena masyarakat tetap mempertahankan tradisi ini. “Namanya membuka lokasi Kaombo dan ini sekali setahun. Pasti banyak masyarakat yang ikut. Tradisi ini sangat membanggakan karena terus dipertahankan. Semoga terus menjadi komitmen,” katanya. (Din)

Momen Lomba Kelurahan Sehat Tingkat Kota Baubau 2022

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Upaya menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman kini menjadi program khusus Pemerintah Kota Baubau. Apalagi saat ini Kota Baubau tengah mempersiapkan diri untuk meraih Kota Sehat predikat Wistara Tahun 2023.

Melalui Forum Kota Baubau sehat yang berkolaborasi dengan OPD Terkait dan PKK, saat ini tengah dilaksanakan Penilaian Lomba  Kelurahan dan Kecamatan Sehat tingkat Kota Baubau. Seluruh Kelurahan bersaing dalam menata kelembagaan serta menciptakan inovasi dan kampung tematik.

di lanto 2

Salah satu kelurahan yang telah mempersiapkan diri adalah Kelurahan Lanto Kecamatan Batupoaro. Khususnya RT 2 / RW 5 yang dipersiapkan sebagai kawasan tematik. Di kawasan ini masyarakat bahu membahu mempercantik lingkungan tempat tinggal dan membangun komitmen dalam mewujudkan kawasan yang sehat dan asri. Diantaranya melukis seluruh jalur tematik dengan lukisan mural, membuat kebun toga, dan melahirkan kreativitas teknologi tepat guna seperti meracik pupuk organis dan pembuatan perangkap lalat buah.

Ketua TP PKK Kota Baubau Wa Ode Nursanti Monianse sekaligus sebagai tim penilai lomba menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat. Ia menilai, apa yang ditampilkan masyarakat ini menjadi indicator bahwa masyarakat memiliki kekompakan dan komunikasi yang baik. Termasuk komunikasi dengan pemerintah kelurahan serta tokoh masyarakat. “Kita senang melihat hal seperti ini. Semoga seluruh masyarakat Kota Baubau memiliki komitmen yang sama. Karena ini demi kenajuan daerah kita. Yang terpenting bagaimana membangun semangat kebersamaan masyarakat,” kata Nursanti Monianse.

Sementara itu, Imran Kudus yang juga selaku Tim Penilai sekaligus Sekretaris Forum Kota Baubau sehat mengharapkan agar semangat yang telah terbangun terus dipertahankan. Khususnya inovasi yang dibuat agar tidak hanya ketika ada momen penilaian. “Mulai dari penataan kelembagaan, inovasi dan kampong tematik yang sudah dirintis. Semoga semua tetap menjadi komitmen di tengah masyarakat,” katanya.

di lanto 3

Pantauan Media ini, Bukan hanya di Kelurahan Lanto, namun inovasi yang juga dilahirkan di masing masing kelurahan se-kota Baubau juga cukup variatif. Hal ini dinilai sebagai kemajuan yang signifikan setelah tahapan sosialisasi dilakukan pemerintah untuk menuju Kota Baubau sehat kategori Wistara tahun 2023. (Din)

 
Nursanti Monianse :"Produk Lokal Harus Diberi Ruang untuk Berkembang"
 
Ketua Dekranasda Kota Baubau Wa Ode Nursanti Monianse menghadiri kegiatan Lauching Anjungan Sulawesi Tenggara di Kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jumat (2/12).
 
Kegiatan Launching dihadiri langsung oleh Gubernur Sultra H Ali Mazi, SH, Pj Sekda, Bupati dan para kepala OPD Sultra. Ketua Dekranasda provinsi dan Kabupaten / Kota se-Sulawesi Tenggara.
 
Kegiatan Launching juga dirangkaikan dengan pameran produk unggulan yang ditampilkan beberapa Kabupaten dan Kota. Khusus Kota Baubau menampilkan produk unggulan berupa kerajinan kuningan, kain tenun tradisional pewarna alam dan Katapayi Sulaa.
 
Ketua Dekranasda Kota Baubau Wa Ode Nursanti Monianse mengatakan, produk unggulan yang ditampilkan merupakan hasil dari inovasi warga Kota Baubau. Ia mengatakan, produk produk lokal akan menjadi perhatian untuk dikembangkan. Hal ini juga sekaligus memberdayakan para pelaku UMKM. "Selain memperkenalkan produk unggulan, yang terpenting adalah pemberdayaan ekonomi melalui dukungan bagi UMKM sebagai penopang ekonomi masyarakat," kata Wa Ode Nursanti Monianse.
 
Menurut istri Wali Kota Baubau ini, produk produk lokal unggulan akan terus menjadi fokus perhatian untuk dikembangkan. Selain menjadi salah satu bentuk upaya peningkatan ekonomi juga bisa menjadi pelengkap agenda kepriwisataan. "Produk lokal bisa menjadi cinderamata bagi para wisatawan, untuk itu kita akan berikan perhatian untuk dikembangkan," tambahnya.
 
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara H Ali Mazi, SH juga memberi apresiasi. Saat meninjau stand Produk Unggulan Kota Baubau juga tertarik, khususnya produk Katapayi Sulaa (ikan asap) dan kain tenun pewarna alam.(Din)

Pencarian