
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Pasien yang sempat viral digendong Bhabinkamtibmas Wajo Kota Baubau akhirnya meninggal dunia Senin (3/3/2025). Jenazahnya telah dimakamkan dengan baik. Kondisi keluarga yang serba kekurangan membuat prosesi pemakaman ditangani oleh kerabat. Salah satunya sosok Bhabinkamtibmas Aiptu Sudarwin.

Informasi ini dibenarkan Bhabinkamtibmas Wajo Aiptu Sudarwin yang juga langsung ikut membantu proses pemakaman.
Dalam pesan singkatnya, Sudarwin mengabarkan kondisi pasien yang telah menghembuskan napas terakhir pada Minggu malam. Sebelumnya pasien telah dirawat di Rumah Sakit setelah dikabarkan kondisinya kritis.

“Sudah meninggalmi kasian tadi malam pasien yang kemarin diantar ke rumah sakit yang tinggal di Burasatongka,” pesan Aiptu Sudarwin Senin Pagi (3/3/2025).
Sementar itu Lurah Wajo Jalaludin, SH yang juga ikut dalam pemakaman menyampaikan keprohatinannya. Mengingat almarhumah meninggalkan anak yang masih kecil. Ia berharap, ada pihak yang berempati untuk memberikan perhatian kepada keluarga mendiang yang dalam kondisi serba terbatas.
“Alhamdulillah kita sudah makamkan, penyelenggaraan jenazah dilaksanakan di masjid. Maklum, mendiang dan keluarga dalam kondisi yang serba terbatas. Semoga ada pihak yang berempati kepada keluarga almarhumah. Khususnya yang kita ingat anak anaknya yang masih kecil,” kata Jalaludin.

Ia berharap, jika ada kondisi seperti ini diharapkan ada pihak yang perhatian untuk memberi perhatian.
Sebelumnya, viral di Media sosisl aksi seorang Bhabinkamtibmas yang rela menggendong pasien menuju rumah sakit. Kondisi pasien yang tampak sangat memperihatinkan. Saat itu pasien diantar ke rumah sakit dengan menggunakan mobil patroli Polres Baubau. (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Kegiatan belajar siswa Taman Kanak Kanak harus dilakukan dengan berbagai metode. Salah satunya belajar dan bermain di Alam terbuka.
Seperti yang dilaksanakan TK Dana Kota Baubau. Pihak sekolah mengajak para siswa belajar di Kotamara, sebuah ruang terbuka di pesisir Kota Baubau Rabu (26/2/2025).

Ibu Uwia, kepala TK Dana Kota Baubau
Ibu Uwia, Kepala TK Dana saat ditemui di lokasi kegiatan belajar mengatakan, kegiatan belajar di alam terbuka ini membuat anak anak semangat. Apalagi dalam suasana yang penuh keceriaan.
"Anak anak sangat senang, mereka bisa belajar sambil bermain. Sekaligus bisa menikmati suasana yang berbeda dibanding dalam kelas," kata Uwia.
Ia menambahkan, rencana selanjutnya akan mengunjungi lokasi lain yang sesuai dengan topik pembelajaran.
Kegiatan ini disambut baik oleh orang tua siswa. Bahkan, para orang tua juga turut hadir menyaksikan kegiatan anak anak selama belajar.

Muhammad Fahri, Orang Tua Siswa TK Dana Kota Baubau
Muhammad Fahri, orang tua siswa menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan sekolah. Ia menilai, kegiatan belajar seperti ini menambah keceriaan anak anak dalam belajar.
"Kegiatan belajar seperti ini sangat baik karena bisa membuat anak anak bebas berekspresi. Kami orang tua mendukung untuk hal positif. Semoga setiap sekolah TK di Baubau bisa mengadakan belajar outdoor seperti ini," kata Muhammad Fahri.
Saharudin, S.Pd seorang praktisi pendidikan menuturkan, keberhasilan belajar tidak hanya ditentukan nilai akademik. Namun, nilai non akademik berupa perkembangan motorik dan psikologis juga penting.

"Belajar di alam terbuka atau langsung pada subyek pelajaran itu juga indikator keberhasilan. Jadi pihak sekolah yang melakukan kegiatan diluar sekolah itu sangat positif. Apalagi jika bersentuhan langsung dengan obyek belajar," kata Saharudin, S.Pd.(Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Demi menciptakan generasi yang berkualitas, para siswa diharapkan mampu menjadi sosok yang cerdas dan berkarakter. Hal ini menjadi salah satu tujuan Polres Baubau dengan mengunjungi sekolah dan memberi edukasi.

Kagiatan yang dilaksanakan Polres Baubau berupa penyuluhan dan sosialisasi dengan mengutus personil menjadi Pembina Upacara pada setiap Senin. Salah satunya di Kampus Hijau SMAN 3 Baubau.
Iptu La Ode Wahid dari Polres Baubau yang diberi tugas menjadi Pembina Upacara di SMA Negeri 3 Baubau menyampaikan banyak hal. Diantaranya memberi motivasi kepada para siswa untuk tetap semangat belajar. Selain itu, perwira dua balok ini juga mengajak para siswa untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar aturan.
“Saya sangat berharap, adik adik khususnya siswa di SMAN 3 Baubau dapat menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Salah satunya dengan tidak melakukan tindakan yang melanggar aturan. Misalnya membully temannya, atau juga melakukan kegiatan yang merugikan. Seperti tawuran dan hal negative lainnya,” kata Iptu La Ode Wahid.

Lebih khusus ia mengingatkan kepada para siswa agar lebih teliti memilih teman dan bergaul. Pasalnya, selama ini banyak kasus yang melibatkan remaja dalam penyalahgunaan narkoba. Hal ini sangat meresahkan dan merugikan banyak pihak.
“Tolong adik adik untuklebih teliti dalam bergaul, jangan sampai tergiur dengan iming iming yang menjerumuskan ke tindakan yang melanggar hukum. Salah satunya yang berkaitan dengan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Ini akan merugikan adik adik semua, keluarga dan tentunya masa depan adik adik,” tambah Iptu La Ode Wahid.
Kepala SMAN 3 Baubau La Ode Mustafa, S.Pd menyampaikan apresiasi kepada pihak Polres Baubau yang telah memberikan perhatian kepada para siswa. Kunjungan ini dinilai pihak sekolah sangat edukatif agar para siswa mendengar secara langsung pencerahan dari pihak Polres Baubau.

“Saya mewakili sekolah tentu sangat berterima kasih atas perhatian Polres Baubau dalam hal pembinaan para siswa. Ini sebuah upaya yang positif dan sangat membantu kami untuk mengedukasi anak anak. Semoga ini tetap berjalan dan kami dengan senang hati akan menerima kehadiran teman teman di Polres Baubau,” kata La Ode Mustafa.
Informasi yang dihimpun, kegiatan polres Baubau selain menjadi Pembina Upacara, juga ada rencana lain seperti sosialisasi dan penyuluhan. Agenda ini masih akan dipersiapkan dengan baik oleh Polres Baubau. (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA – Setelah sekian lama penantian masyarakat Batuatas, lokasi paling ujung wilayah Kabupaten Buton Selatan, kini geliat ekonomi mulai ada perubahan. Kehadiran listrik merubah sebagian wajah dan aktivitas warga Batuatas.
Wa Ode Alfiyani, seorang Tenaga Pendamping Profesional Kecamatan Batuatas yang telah bertahun tahun mengenal Batuatas menuturkan, saat ini Batuatas telah menikmati Fasilitas Listrik dari Pemerintah. Meski belum maksimal dan masih dalam waktu terbatas, namun kondisi ini sudah mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Sekarang listrik mulai dinikmati dari pukul 5 sampai pukul 12 malam. Ini sudah sangat membantu masyarakat. Misalnya ada beberapa pelaku usaha yang membutuhkan listrik dalam usahanya sudah mulai terwujud. Termasuk para nelayan yang membutuhkan es misalnya, sudah bisa dipenuhi,” kata Fiyan sapaan akrab Wa Ode Alfiyani Minggu (23/2/2025).
Fiyan menambahkan, saat ini hampir separuh warga Batuatas sudah memiliki sambungan jaringan listrik. Menurut informasi sudah banyak daftar tunggu yang juga menanti gilirang untuk penyambungan di rumah.
“Sekarang mungkin sudah sekitar empat puluh persen lah yang sudah tersambung ke rumah warga. Sebagian masih menunggu giliran karena antri untuk pemasangan. Kita berharap setelah ini kita berharap waktu menyala listriknya lebih lama,” kata Pendamping Desa P3MD Busel ini.
Jatimani, seorang warga Batuatas yang juga pelaku usaha kuliner menuturkan, kehadiran fasilitas listrik di Batuatas sangat membantu kegiatan usahanya. Khususnya untuk mempertahankan kualitas bahan baku seperti ayam perlu didukung fresher atau pendingin.

“Sejak adanya fasilitas listrik ini saya merasa terbantu karena harus menyimpan ayam dalam kondisi yang segar. Kalau sebelumnya kita harus memesan es batu dari Baubau untuk pembekuan ayam. Sekarang kita sudah bisa atasi disini,” kata Jatimani.
Masyarakat Batuatas juga berharap agar fasilitas listrik yang telah lama diimpikan ini semakin memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat. Apalagi jika nanti listrik bisa melayani masyarakat selama 24 jam. Kini fasilitas internet pun mulai dirasakan kemudahannya oleh masyarakat. (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Peringatan Hari Peduli Sampah nasional (HPSN) dimanfaatkan oleh Trash Hero Baubau dan Generasi Baru Indonesia (GenBi) UNidayan untuk melakukan aksi bersih sampah.

Lokasi yang menjadi sasaran kegiatan bersih bersih yakni pesisir Pantai Kotamara Minggu (23/2/2025). Lokasi yang menjadi ruang public bagi masyarakat Baubau. Pasalnya, di lokasi ini kerap ditemukan tumpukan sampah plastik berserakan dan mengotori pesisir pantai.
Ketua Trash Hero Baubau Muhammad Yunan mengatakan, kegiatan bersih sampah di momen peringatan HPSN ini harus menjadi penggugah rasa peduli masyarakat tentang dampak negative dari pencemaran laut akibat sampah.
“Salah satu dampak negative sampah yang tidak terkelola dengan Baik sasarannya ke laut dan akan merusak kestabilan ekosistem laut. Khususnya sampah plastik karena sampah tersebut akan menjadi partikel kecil sehingga berubah menjadi mikro plastik yang bisa saja dikonsumsi oleh ikan,” kata Muhammad Yunan.

Meski diakui Muhammad Yunan, aksi bersih sampah ini tidak mengurangi dampak timbulnya sampah di laut, namun ini bisa menjadi edukasi bagi masyarakat untuk merubah pola masyarakat untuk bijak mengelola sampah.
Ketua GenBi Unidayan Hamdu menuturkan, gerakan bersih sampah ini sudah menjadi program dari genBi. Terutama dalam memberi edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan. Terutama kesadaran dalam membuang sampah pada tempat yang disediakan.
“Kita mengajak semua pihak untuk menjaga kebersihan lingkungan, misalnya jangan membuang sampah di sembarang tempat. Ini sebagai bentuk edukasi yang harus menjadi komitmen bersama. Seperti di Pesisir pantai ini, kan bagus kalau bersih, bisa membuat nyaman pengunjung,” kata Hamdu.
Aksi ini juga menbutuhkan dukungan semua pihak termasuk Pemerintah untuk memberikan dukungan dari sisi pengawasan serta sosialisasi kepada masyarakat. (Red)
La Ode Fasikin : “Sejak 1952, Sultan Buton Sudah Bersurat Minta Pemekaran”
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Forum Koordinasi Nasional Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (Forkonas PP DOB) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pada Jumat (21/2/2025) di Gedung DPR RI.

La Ode Fasikin, Putra Buton yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur Sulawesi Tenggara Bidang Hukum dan Politik
Dalam forum tertinggi tersebut, Forkonas PP DOB bakal membulatkan tekad untuk terus memperjuangkan pemekaran wilayah yang menjadi aspirasi masyarakat di sejumlah wilayah.
La Ode Fasikin, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum dan Politik yang juga salah satu utusan yang hadir dari Sulawesi Tenggara turut mengikuti Deklarasi dan salah satunya membacakan pernyataan berisi ultimatum Pemekaran Provinsi Kepulauan Buton bersama utusan DOB daerah lain.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, La Ode Fasikin menjelaskan Rakornas ini menyuarakan agar pemerintah segera membuka kran moratorium. Hal ini untuk memberi peluang pemekaran daerah termasuk Provinsi Kepulauan Buton.
“Dalam Deklarasi,salah satu yang menjadi ultimatum adalah meminta kepada pemerintah untuk mencabut moratorium pemekaran wilayah. Khususnya Kepulauan Buton yang sudah sekian lama diusulkan Sultan Buton sejak tahun 1952 namun sampai saat ini belum dikabulkan,” kata La Ode Fasikin.

Harapan ini juga sesuai pernyataan Ketua Umum Forkonas PP DOB Syaiful Huda. Ia menegaskan saat ini harus ada kebulatan tekad untuk memperjuangkan pemekaran daerah.
“Forum Munas kami manfaatkan sebagai ajang kebulatan tekad untuk terus memperjuangkan pemekaran wilayah sekaligus penyegaran pengurus Forkonas PP DOB. Kami berharap penataan daerah ke depan sebagaimana amanat UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah benar-benar menjadi concern dari pemerintah,” ujar Ketua Umum Forkonas PP DOB Syaiful Huda yang juga Wakil Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB dalam keterangannya. (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Suasana kekeluargaan dan kekompakan terus dipertahankan keluarga Besar Guru SMAN 3 Baubau. Meski telah lama berpisah lokasi tugas namun komunikasi yang baik tetap menjadi komitmen.

Suasan inilah yang tampak pada Rabu siang (19/2/2025) di Kampus hijau SMAN 3 Baubau bertepatan dengan peresmian penggunaan Gedung Dewan Guru yang baru. Momen ini ditandai dengan doa dan makan siang bersama. Turut hadir para mantan Guru SMAN 3 Baubau baik yang telah pensiun hingga yang telah bertugas di sekolah lain.
Kepala SMAN 3 Baubau La Ode Mustafa, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan, rasa bangga dan salut atas kekompakan yang tetap terjalin. Ia mengaku selama sekitar dua tahun bertugas di SMAN 3 Baubau semua program berjalan dengan lancar tanpa hambatan.
“Saya sangat bersyukur berada di tengah suasana kebersamaan di SMAN 3 Baubau ini. Semua saling bekerja sama dan kompak dalam menghadapi semua hal. Kita selalu berkomunikasi jika ada hal penting demi kebersamaan,” kata La Ode Mustafa.

“Kebersamaan di sekolah ini masih tetap terasa, karena disini kita selalu mengedepankan komunikasi yang baik antar sesama guru. Meskipun saat ini masih banyak para senior yang belum sempat hadir,” kata La Ode Mustafa.
Kegiatan peresmian penggunaan Ruang Dewan Guru dirangkaikan dengan Doa bersama dalam suasana tradisi lokal.(Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Pembinaan atlit menjadi focus perhatian Pengurus Pencab olahraga di daerah. Salah satunya Pengurus Cabang Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Baubau yang mulai mempersiapkan pembinaan calon atlit.
Hal ini menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Kerja (Raker) FPTI Cabang Baubau yang dihadiri para pengurus Minggu (16/2/2025). Kegiatan dipimpin langsung Ketua Pengcab FPTI Baubau Suriadi Rahim Aziz yang juga akrab disapa Tombro.

Dalam pernyataanya, Tombro menegaskan, FPTI Cabang Baubau telah merancang sejumlah agenda penting diantaranya pembinaan atlet, peningkatan infrastruktur panjat tebing, serta strategi peningkatan kualitas atlet Panjat tebing. Ia berharap FPTI Baubau bisa melahirkan atlet handal yang mampu berkontribusi dalam membawa nama Kota Baubau baik di tataran Nasional bahkan hingga internasional.
“Kita sudah banyak mempersiapkan perencanaan agar Cabang Panjat Tebing ini bisa melahirkan atlit berbakat dan bisa membawa Nama Kota Baubau ke tingkat Nasional. Bahkan bila perlu sampai ke tingkat Internasional,” kata Tombro.
Untuk itu, Tombro menambahkan saat ini pihak Pengurus Cabang FPTI Baubau tengah mempersiapkan banyak perencanaan. Salah satunya menjaring bibit yang berbakat melalui seleksi dari tingkat pelajar. Termasuk melibatkan para guru olahraga untuk bergabung dalam kegiatan pembinaan.

Muhammad Albar, S.Pd yang juga sebagai ketua bidang Diklat dan sertifikasi FPTI Cabang Baubau menjelaskan, dalam waktu dekat rencana FPTI Cabang Baubau akan menggelar kegiatan Coaching clinic bagi para guru olahraga di sekolah.
“Kita mulai dari penjaringan minat dan bakat calon atlit dari tingkat pelajar. Sehingga kita akan berkomunikasi dengan para guru olahraga dalam coaching clinic pelatih panjat tebing. Setelah itu kita akan terus mengawal kegiatan pembinaannya,” tegas Muhammad Albar (17/2/2025).
Pasca kegiatan coaching clinic, para peserta khusus dari kalangan guru olahraga akan diberikan sertifikat sebagai pelatih panjat tebing. Setelah itu akan menjadi bagian dari mitra pengurus dalam menelorkan atlit berprestasi. (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Ratusan warga Kota Baubau memadati lokasi pemeriksaan kesehatan gratis di kawasan Kotamara Minggu (16/2/2025). Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Baubau dengan menggandeng berbagai mitra kerja.

Kadis Kesehatan Kota Baubau dr. Lukman, Sp.PD mengatakan, kegiatan ini akan terus diagendakan dan mengajak berbagai pihak untuk bekerja sama untuk memberikan pelayanan. Ia berharap, kegiatan ini akan membantu melakukan penanganan khusus bagi masyarakat yeng terindikasi memiliki riwayat penyakit tertentu.
“Kita upayakan ini berjalan secara rutin dan akan kita laksanakan di area public yang melibatkan banyak masyarakat. Kami akan mengajak beberapa pihak untuk berkolaborasi. Kemudian kami juga mengarahkan tenaga kesehatan dari Puskesmas yang ada di Kota Baubau,” terang dr Lukman.
Tanggapan positif juga disampaikan Ketua Forum Kota Baubau sehat Drs Tamsir Tamim, M,Si. Ia mengapresiasi pihak Dinas Kesehatan yang memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis ini.

Tamsir menilai, kegiatan ini perlu terus diberikan dukungan. Apalagi saat ini Kota Baubau terus berupaya meraih predikat Kota sehat.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan ini terbukti dari antusias masyarakat yang ikut memeriksakan kesehatan. Kita patut mendukung dan semoga ini menjadi agenda tetap dari Dinas Kesehatan Kota Baubau,” ujar Tamsir Tamim.
Yusmiar, seorang warga Baubau yang turut hadir memeriksakan kesehatan juga memberi respon positif. Kegiatan ini dinilainya sebagai salah satu upaya meringankan beban masyarakat untuk memeriksakan kesehatan. Sehingga, ia tetap berharap kegiatan ini dijadwalkan secara rutin.
“Ini sangat membantu, apalagi bagi masyarakat yang kurang mampu. Mereka bisa memanfaatkan momen ini untuk memeriksakan kesehatan. Tidak lagi harus ke Puskesmas atau rumah sakit. Jadi, semoga ini terus berjalan karena masih banyak yang juga ingin memeriksakan kesehatan tapi belum sempat datang,” kata Yusmiar.
Beberapa jenis pemeriksaan yang diberikan kepada masyarakat diantaranya pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol dan lainnya. Juga digelar Bakti sosial donor darah (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Salah satu wadah pembinaan mental dan karakter serta kepemimpinan adalah Pramuka. Kegiatan pramuka khususnya di tingkat sekolah dalam Gugus Depan hingga kini masih jadi prioritas.
Hal ini tetap terlaksana di Gugus Depan (Gudep) Morikana yang berpangkalan di Kampus Hijau SMAN 3 Baubau.

Ketua Mabigus Morikana SMAN 3 Baubau La Ode Mustafa, S.Pd mengatakan, salah satu wadah yang terus mengambil peran dalam pembinaan kepemimpinan adalah pramuka. Kegiatan ini melekat dengan program pembinaan di sekolah dalam wadah gugus depan.
“Pramuka hingga saat ini masih tetap eksis dan melakukan kegiatan pembinaan. Ini menjadi wadah yang akan terus mendampingi pemnbinaan kepemimpinan di sekolah,” kata La Ode Mustafa Sabtu (15/2/2025) usai melantik Pengurus Dewan Ambalan Gudep Morikana.
Ia berharap kepada seluruh pengurus yang dilantik, agar membekali diri dan terus belajar khususnya memahami dasa darma pramuka. Sebab, dalam dasa darma pramuka mengisyaratkan banyak hal termasuk semangat dna jiwa kepemimpinan. Termasuk menanamkan jiwa sosial yang perlu dimaknai dengan baik.

Ia juga menekankan kepada seluruh siswa SMAN 3 Baubau untuk tetap semangat dalam mempersiapkan diri menjadi sosok yang memiliki jiwa kepemimpinan. Termasuk dalam menerapkan disiplin dalam kegiatan belajar.
Ia mengaku, banyak kekurangan yang harus terus dilakukan pembenahan di sekolah yang dipimpinnya. Namun, hal ini telah menjadi komitmen bersama seluruh warga sekolah untuk tetap semangat dan tetap mengawal para siswa dalam kegiatan belajar.
Selain pramuka, beberapa kegiatan ektrakurikuler baik olahraga dan seni juga diprogramkan SMAN 3 Baubau. Semua dilakukan untuk membina mental dan karakter seluruh siswa. (Red)