Super User

Super User

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Pemerintah Kota Baubau kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung sektor ekonomi kerakyatan melalui pembukaan Festival UMKM Portal Ramadhan Tahun 2026. Acara yang dipusatkan di pelataran gedung pusat Pelayanan Usaha Terpadu (PLUT) KUKM ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE, Selasa (24/02/2026).

Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE pada kesempatan tersebut mengatakan, UMKM bukan sekadar penggerak ekonomi biasa, melainkan tulang punggung ketahanan daerah. Pihaknya mengapresiasi ribuan unit usaha di Baubau yang terus menunjukkan kemandirian dan kreativitas, mulai dari sektor kuliner hingga kerajinan tangan.

"UMKM kita dikenal tangguh dan kreatif dalam mengolah potensi lokal. Di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif, pengembangan sektor ini menjadi skala prioritas pemerintah karena kontribusinya yang sangat besar bagi masyarakat," ungkapnya.

Dijelaskan, optimalisasi usaha mikro kecil memerlukan keterlibatan banyak pihak (multi-pihak). Karena itu, kepada dunia usaha, BUMN, media, dan masyarakat berkolaborasi secara konkret mendukung produk lokal.

Untuk itu, Portal Ramadhan 2026 merupakan bagian dari misi besar pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kota yang inovatif dan inklusif. Selain itu,menumbuhkan ekonomi berbasis potensi daerah, perdagangan, dan jasa. Kemudian, mendorong munculnya wirausaha baru yang mampu membaca peluang unik, bukan sekadar wirausaha karena keterpaksaan.

Sementara itu, dipilihnya pelataran Gedung PLUT sebagai lokasi festival bukan tanpa alasan.Pasalnya, PLUT sebagai "Rumah Besar" bagi para pelaku usaha untuk belajar, berkonsultasi, dan berkembang bersama.(Rin/Red)

KENDARI, GAGASSULTRA.COM - Dewan Pimpinan Cabang Partai Hati Nurani Rakyat (DPC Hanura) Buton Utara (Butur) mantapkan kepengurusan partai. Hal ini disampaikan Ketua DPC Hanura Butur terpilih periode 2025 - 2030, Ua Rahman kepada media ini, Minggu,22/02/2026).

Dikatakan, pasca pelaksanaan musyawarah serentak DPC Hanura Se Sultra beberapa waktu lalu, pihaknya sudah mempersiapkan kepengurusan Partai Hanura untuk mendukung roda kegiatan partai.

“Saat ini untuk kepengurusan partai di tingkat DPC sudah kita tuntaskan dan sudah laporkan ke DPD Hanura Sultra,”jelasnya.

Selanjutnya, untuk mendukung kegiatan partai hingga ke tingkat pimpinan anak cabang (PAC) secara umum sudah siap. Hal ini juga sesuai dengan arahan dari Ketua DPD Hanura Sultra, Fajar Ishak Daeng Jaya untuk menyiapkan Sultra menjadi lumbung suara Partai Hanura.

“Sejak terpilih menjadi Ketua Hanura saya bertekad untuk mengibarkan bendera partai hingga ke pelosok Buton Utara sebagai bekal menuju Pilcaleg 2029,”terangnya.

Untuk komposisi kepengurusan, kata Ua, berasal dari tokoh masyarakat, pemuda dan kader partai yang siap menjalankan roda partai. 

“Insyaallah dengan kepengurusan yang kita bentuk ini mewakili semua komponen, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda dan kader partai yang siap berjuang bersama membesarkan partai,”ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, dengan komposisi kepengurusan DPC Hanura Butur saat ini, pihaknya optimistis bisa mengembalikan Marwah partai yang sebelumnya sudah menyatu dengan masyarakat Butur.

“Saya optimis bisa mengembalikan kebesaran Hanura di Buton Utara,”tegasnya. (Rin/Red)

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Suasana area parkir Lippo Plaza Baubau tampak berbeda pada Jumat sore (20/02/2026). Ratusan warga dan pelaku usaha berkumpul menyambut pembukaan Saung Ramadhan Lippo Jilid enam, sebuah event tahunan yang kini telah menjadi ikon kebersamaan masyarakat Kota Baubau di bulan suci ramadhan.

Acara ini dibuka langsung oleh Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE yang hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Dikatakan, Saung Ramadhan bukan hanya sekedar pusat kuliner atau tempat membatalkan puasa.

"Momen seperti ini mengingatkan kita untuk saling berbagi dan peduli. Ini adalah ruang untuk mempererat tali silaturahmi di tengah kesibukan kita sehari-hari," ujarnya di hadapan para tamu undangan dan pengunjung.

DItambahkan, tahun 2026 menjadi catatan penting karena kegiatan ini telah memasuki pelaksanaan tahun keenam. Bertahannya event ini membuktikan adanya komitmen kuat untuk menghadirkan ruang yang bernuansa religi sekaligus memiliki nilai sosial dan ekonomi yang nyata.

Dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat, di antaranya akselerasi UMKM untuk menghidupkan geliat usaha lokal. Kemudian peluang usaha musiman dengan memberikan ruang bagi pedagang baru untuk mencari rezeki di bulan Ramadhan. Selain itu, untuk perputaran Ekonomi akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini menitipkan pesan penting kepada panitia dan pengunjung. Disamping itu, mengimbau agar aspek ketertiban, kebersihan, dan keamanan tetap menjadi prioritas utama selama kegiatan berlangsung hingga akhir Ramadhan nanti.

"Mari kita tunjukkan bahwa Kota Baubau mampu menyelenggarakan kegiatan yang religius, tertib, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat," tutupnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Baubau, Forkopimda dan sejumlah pimpinan OPD. Pantauan media ini lokasi saung ramadhan yang dilaksanakan di area parkir Lippo Plaza Baubau dipadati pengunjung. (Rin/Red)

 

 

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Wali Kota Baubau, H Yusran Fahim SE melantik La Ode Endang ST sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Polima. Prosesi pengambilan sumpah jabatan, dilaksanakan di ruang kerja Wali Kota, Jumat (20/2/2026).

Wali Kota Baubau, H.Yusran Fahim dalam sambutannyanya mengatakan, Perumda Polima adalah instrumen strategis. Bukan sekadar badan usaha, melainkan motor penggerak pelayanan publik sekaligus sumber Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk itu, Direktur yang baru dilantik agar segera menetapkan target yang terukur dan realistis. Selain itu, pentingnya manajemen berbasis perencanaan bisnis yang matang.

Foto bersama usai melantik Direktur Perumda Polima di ruang kerja Wali Kota Baubau 

"Perumda harus dikelola secara profesional, berbasis analisis pasar yang akurat, serta pengelolaan risiko yang terukur," pesan Wali Kota Baubau.

Selain itu, aspek bisnis integritas menjadi poin utama sehingga Direktur diwajibkan memegang teguh kontrak kinerja, menghindari konflik kepentingan, dan menjauhkan diri dari praktik penyalahgunaan wewenang. Transparansi serta akuntabilitas harus mendarah daging dalam budaya kerja perusahaan.

Untuk itu, pihaknya menaruh harapan besar agar dalam waktu dekat terdapat peningkatan kinerja nyata, khususnya pada tujuh divisi yang dikelola oleh Perumda Polima, yaitu, Divisi Pengelolaan Pasar Wameo, Divisi Kawasan Kotamara dan Islamic Centre, Divisi Pengelolaan Kawasan Pantai Kamali, Divisi Pengelolaan Gedung Maedani, Divisi Pengelolaan Kawasan Pelabuhan, Divisi Pengelolaan Usaha SPBU dan Divisi Pengelolaan Rusunawa. 

"Optimalisasi Divisi ini diharapkan tidak hanya mendulang laba, tetapi juga membuka peluang pengembangan usaha produktif lainnya sesuai kebutuhan masyarakat Baubau," jelasnya.

Kemudian, guna mendukung percepatan kinerja direksi baru, Wali Kota menginstruksikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan jajaran OPD teknis terkait untuk segera melakukan konsolidasi, percepatan sinergisitas dan harmonisasi regulasi, termasuk mempersiapkan teknis penyertaan modal agar jajaran Perumda Polima, agar dapat langsung bergerak cepat.

"Selamat bekerja, diharapkan Direktur terpilih untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pilihan terbaik dalam membawa Perumda Polima ke arah yang lebih maju dan kompetitif," tutupnya. (Rin/Red)

 

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Pemerintah Kota Baubau menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Rabu (18/02/2026). Bertempat di aula Kantor Walikota Baubau Palagimata.

Forum ini menjadi tonggak penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan Kota Baubau yang partisipatif dan transparan. 

Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, SE, dalam sambutannya menegaskan, forum RKPD bukan sekadar formalitas administratif, melainkan ruang dialog krusial antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat. 

"RKPD 2027 adalah dokumen strategis yang menjadi pedoman kebijakan kita. Melalui forum ini, kita ingin memastikan arah pembangunan benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat dan selaras dengan RPJMD 2025-2029," ujarnya.

Dikatakan, fokus utama Pemkot Baubau di tahun 2027 adalah pengembangan berbagai inovasi pembangunan. Semangat ini mencakup progresivitas yang tetap berakar kuat pada kearifan lokal. Enam pilar utama yang menjadi motor penggerak pembangunan pada program inovasi prioritas 2027 yaitu pertama, pemberdayaan ekonomi masyarakat berupa stimulus untuk kemandirian ekonomi warga. Kedua, peningkatan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan dengan menjamin akses layanan dasar yang bermutu.

Ketiga, pelestarian budaya dan ekonomi kreatif dengan mengangkat potensi lokal ke kancah yang lebih luas. Keempat, penguatan infrastruktur dasar perkotaan yakni pembangunan fisik yang menunjang mobilitas dan kenyamanan. Kelima, penataan tata kelola pemerintahan dengan melakukan reformasi birokrasi yang efisien. Dan keenam, layanan publik berbasis IT berupa digitalisasi layanan untuk kemudahan masyarakat. 

"Dengan semangat gotong royong, mari kita jadikan Baubau kota yang inovatif dan berdaya saing tanpa melupakan nilai-nilai budaya kita,"bebernya.

Sementara itu, forum konsultasi publik RKPD Kota Baubau tahun 2027 juga menghadirkan sejumlah pakar dan pejabat teknis untuk memberikan pendalaman materi diantaranya Dr. Sunaryo Mulyo, MT yang memaparkan urgensi penataan tata ruang kota yang terintegrasi. Kemudian, Dr. La Ode Abdul Munafi yang memaparkan perspektif mengenai strategi pemajuan kebudayaan daerah. Yuli Widiarti, ST, M.Si Kadis Perikanan dan Plt Kadis BPKAD yang membahas langkah-langkah optimalisasi pengelolaan keuangan daerah agar tetap akuntabel. Serta Moh. Abduh, S.ST., M.Si Kepala Bapperida Kota Baubau yang mempresentasikan Rancangan Awal RKPD Kota Baubau sebagai kerangka teknis pembangunan.

Pada kesempatan tersebut, sebagai bentuk komitmen bersama, acara diakhiri dengan penandatanganan berita acara yang dilakukan oleh Wali Kota Baubau, Ketua DPRD Kota Baubau, Kepala Bapperida, serta Rektor Perguruan Tinggi sebagai perwakilan akademisi.(Hasrin Ilmi/Red)

JAKARTA, GAGASSULTRA.COM - Pemerintah Kota Baubau meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya dari Pemerintah Pusat. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim SE pada kegiatan Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) serta Pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang dilaksanakan di Ballroom JI-EXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/01/2026). 

Award di bidang kesehatan ini diraih sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam memastikan seluruh masyarakat Kota Baubau mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil dan berkualitas.

 

Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE usai menerima penghargaan mengatakan, piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar dan didampingi Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah atas kontribusi dan dedikasi dalam mendukung dan memberikan Perlindungan Kesehatan Masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN) .

 “Penghargaan ini diberikan karena tingkat capaian presentasi keaktifan kepesertaan UHC di Kota Baubau yang mencapai diatas 85 persen dari total jumlah penduduk Kota Baubau ,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini menambahkan, penghargaan di bidang pelayanan publik dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya merupakan pengakuan dari Pemerintah Pusat dan BPJS atas upaya berkelanjutan Pemkot Baubau dalam menjamin pelayanan kesehatan yang mudah, adil, dan merata bagi seluruh warga. (Hasrin Ilmi/Red)

 

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim melantik puluhan pejabat struktural yang terdiri dari pejabat eselon II, eselon III, dan eselon IV di lingkungan Pemerintah Kota Baubau yang berlangsung di Aula Palagimata, Jumat (23/01/ 2026).

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil job fit yang telah dilaksanakan sebelumnya, sekaligus implementasi Peraturan Daerah (Perda) perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK). 

Melalui regulasi tersebut, sebanyak 10 OPD digabung (merger) menjadi 5 OPD, sehingga sebagian besar pejabat yang dilantik merupakan pengukuhan jabatan.

Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim pada kesempatan tersebut menegaskan, pelantikan ini merupakan konsekuensi dari penataan kelembagaan pemerintah daerah agar lebih efektif dan efisien.

“Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hadirnya Perda perubahan OPD dan Perwali SOTK sebagai aturan turunannya. Dengan penggabungan beberapa OPD, maka sebagian besar pejabat yang dilantik hari ini adalah dalam rangka pengukuhan,” ungkapnya.

Meski demikian, Yusran menegaskan bahwa penataan organisasi tidak berhenti sampai di sini. Pemerintah Kota Baubau akan tetap melakukan evaluasi lanjutan sesuai dengan kebutuhan dan dinamika organisasi.

“Setelah Perda ini berjalan, akan dilakukan evaluasi kembali dan disesuaikan dengan kebutuhan. Kita juga akan menyesuaikan dengan kementerian dan lembaga di tingkat pusat untuk mempermudah koordinasi program dan kegiatan,” jelasnya.

Dikatakan, mutasi dan promosi merupakan hal yang wajar dalam birokrasi, baik untuk mengisi kekosongan jabatan maupun sebagai bentuk penyegaran organisasi.

Untuk itu, pihaknya meminta para pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta mampu menjadi teladan di lingkungan kerjanya masing-masing.

“Jadilah energi-energi baru dan bawa semangat segar untuk melayani publik secara berkualitas. Kita sudah berada di tahun 2026, atau tahun kedua RPJMD. Stop menunda-nunda pekerjaan, sudah saatnya beraksi,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah demi percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

“Sekarang waktunya berkolaborasi dan kerja bersama. Kami akan melakukan evaluasi rutin, baik terhadap kinerja, kompetensi, maupun perilaku saudara-saudara,” pungkasnya. 

Pelantikan pejabat ini juga di hadiri Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, Sekda, La Ode Darusalam dan Pimpinan DPRD Kota Baubau dan Forkompinda.

Daftar Pejabat Eselon II Pemkot Baubau yang Dilantik:

1. La Ode Aswad, S.Sos., M.Si – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Baubau

2. Dr. Dahrul Dahlan, S.STP., M.Si – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Baubau

3. Sitti Munawar, S.STP., M.Si – Asisten Administrasi Umum Setda Kota Baubau

4. Mohamad Tasdik, SH., M.Si – Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum

5. Eko Prasetya, ST., MM – Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan

6. Hanarudin, S.Sos., M.Si – Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat

7. Yaya Wirayahman, S.STP., M.KP – Sekretaris DPRD Kota Baubau

8. Drs. Arif Basari, M.Si – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

9. Yulia Widiarti, ST., M.Si – Kepala Dinas Perikanan

10. Suarmawati, S.Si., M.Si – Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, UKM

11. Abdul Karim, S.Pd., M.Si – Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan

12. Drs. La Ode Muhammad Takdir, M.Si – Kepala Dinas Perhubungan

13. Arlis, S.Pd., M.Pd – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

14. Andi Hamzah Machmud, S.Sos., M.Si – Kepala Dinas Kominfo

15. Abdul Rahman, S.Pd., M.Si – Kepala DP3AKB

16. Ibnu Wahid, ST., MM – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan

17. La Ode Ali Hasan, SE – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

18. Dra. Siti Amalia Abibu, M.Si – Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja

19. H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom., M.Si – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

20. Fanti Frida Yanti, SS., MM – Kepala DPMPTSP

21. Mohamad Amsir Afie, S.Sos., M.Si – Kepala Satpol PP

22. Mohamat Abduh, STP., M.Si – Kepala Bapperida

23. Muhammad Massad, SE., M.Si – Kepala Bapenda

24. La Ode Muslimin Hibali, SE., M.Si – Kepala Pelaksana BPBD

25. Aliman, SE., M.Si – Kepala Badan Kesbangpol. (Hasrin Ilmi/Red)

KENDARI, GAGASSULTRA.COM - Anton Timbang kembali menahkodai Kamar dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026-2031 melalui Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII secara aklamasi. Kegiatan ini berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu (14/02/2026).

Proses pelaksanaan Muprov VIII berjalan dinamis yang dibuka oleh Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi dan Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia, Erwin Aksa, yang mewakili Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.

Sedangkan, Gubernur Sultra diwakili Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda), Dr. Drs. Ronny Yakub, M.Si, menyampaikan sambutan tertulis yang menekankan pentingnya peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah.

Setelah melalui proses pelaksanaan Muprov VIII, Anton Timbang ditetapkan sebagai Ketua Umum Kadin Sultra terpilih dan menerima bendera pataka sebagai tanda resmi menahkodai Kadin Sultra lima tahun kedepan.

“Saya akan mengibarkan panji Kadin Sultra di seluruh pelosok untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,”kata Anton Timbang saat menerima bendera pataka.

Dalam sambutannya usai terpilih sebagai Ketua Kadin Sultra periode 2026-2031 mengatakan, arah kebijakan Kadin Sultra akan melanjutkan visi misi periode sebelumnya. Untuk itu, pihaknya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus Kadin yang sudah bersama dalam lima tahun terakhir.

“Lima tahun adalah waktu yang singkat sehingga kedepannya masih banyak program dan kegiatan yang harus dilaksanakan,”ungkapnya.

Selain itu, Anton Timbang mengajak seluruh pengurus Kadin untuk bersama-sama menjalankan program dan kegiatan secara bersama.

“Kadin tempat kita untuk mengabdi dan membangun kebersamaan. Bukan tempat bersaing,”tambahnya.

Proses pelaksanaan Muprov VIII akhirnya ditutup dan diakhiri dengan foto bersama Ketua Umum terpilih bersama pengurus Kadin 17 Kabupaten/Kota di Sultra. (Rin/Red)

 

 

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan yang dibuka Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc dipusatkan di pelataran Stadion Betoambari, Jum'at (13/03/2026).

Dalam sambutannya, Wa Ode Hamsinah Bolu mengatakan, pelaksanaan GPM ini sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan kepada masyarakat. Selain itu, GPM ini adalah inisiasi Badan Pangan Nasional untuk memastikan seluruh kabupaten/kota di Indonesia hadir di tengah masyarakat untuk mengantisipasi gejolak harga.

Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu saat membuka kegiatan gerakan pangan murah

Wa Ode Hamsinah Bolu mengapresiasi kinerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang sigap menghadirkan komoditas pangan berkualitas tinggi dengan harga di bawah pasar atau maksimal sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah."Tujuan utamanya adalah menyediakan pangan berkualitas. Kita bisa lihat sendiri, bawang merah, bawang putih, hingga telur yang disediakan adalah pilihan terbaik namun tetap dengan harga wajar dan terjangkau," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, kehadiran GPM ini sangat krusial sebagai langkah darurat dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat menjelang hari-hari besar keagamaan terutama menjelang bulan suci Ramadhan tahun 2026.

Secara makro ekonomi jelas Wakil Wali Kota Baubau, GPM adalah instrumen penting untuk mengendalikan inflasi. Pihaknya memberikan apresiasi khusus atas capaian ekonomi Kota Baubau di tahun sebelumnya dimana Kota Baubau berhasil menutup tahun 2025 dengan kondisi ekonomi yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Tentunya Keberhasilan ini merupakan buah kerja keras kolektif, terutama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama OPD dan instansi vertikal lainnya.

"Mudah-mudahan GPM ini bisa betul-betul mengintervensi inflasi sehingga harga di tingkat masyarakat tidak melonjak tajam. Kami ingin memastikan masyarakat merasa tenang dalam memenuhi kebutuhan dapurnya. Dan warga Baubau secara umum dapat memanfaatkan momentum ini untuk mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga yang ramah di kantong,"tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemkot Baubau juga mengikuti zoom secara nasional dan mendengarkan langsung arahan Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang pada intinya meminta tidak boleh ada yang menaikkan harga kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, minyak maupun daging menjelang bulan suci ramadhan atau hari-hari besar keagamaan dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).(Rin/Eki)

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Baubau berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial MA (22) warga asal Kabupaten Buton saat menjemput atau mengambil paket narkoba jenis ganja kering di salah satu jasa ekspedisi di Kota Baubau, Sabtu (31/01/2026).

“Bahwa benar Polres Baubau dalam hal ini Satresnarkoba pada hari Sabtu tanggal 31 Januari 2026 sekitar pukul 12.55 Wita telah mengamankan seorang laki-laki yang diduga melakukan tindak pidana narkotika Golongan I jenis ganja,” ungkap Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Rino Asnan, pada konferensi pers, Rabu (11/2/2026)

Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupai narkotika jenis ganja kering seberat 34,83 gram (bruto), satu unit handphone merek Oppo A15 warna biru, satu pembungkus paket JNT warna hitam, dan satu sarung bantal warna merah muda bermotif kucing.

Sedangkan, Kasatres Narkoba Polres Baubau, Iptu Joni Arani pada kesempatan tersebut mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil koordinasi dengan Bea Cukai Kendari dan pihak jasa ekspedisi bahwa ada paket berisi ganja akandi kirim di Kota Baubau.

"Kami langsung berkoordinasi dengan JNT Kendari terkait jadwal pengiriman paket ke Baubau. Pada Jumat, kendaraan yang memuat paket tersebut bergerak dari Kendari dan tiba di Baubau sekitar pukul 15.30 Wita," jelasnya.

Lanjutnya, setelah dipastikan paket tersebut berada di Baubau, pihaknya langsung melakukan pemantauan untuk mengetahui siapa yang akan mengambilnya. Pada Sabtu sekitar pukul 12.45 Wita, pemilik paket datang untuk mengambil kiriman tersebut dan langsung dilakukan penangkapan.

"Dari hasil pemeriksaan awal, ganja tersebut diketahui dibeli melalui media sosial Instagram dari seseorang yang beralamat di Medan. Pelaku mengaku barang haram itu dipesan untuk digunakan sendiri dan tidak untuk diedarkan," tuturnya

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dan atau Pasal 127 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 8 miliar. (Rin/Red)

Pencarian