
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Pembinaan mental dan karakter siswa menjadi satu diantara banyak hal penting yang dibutuhkan untuk keberhasilan pendidikan. Salah satu agenda yakni kegiatan pembinaan keagamaan.

Di SMAN 3 Baubau, telah mengagendakan kegiatan Yasinan setiap Jumat yang diikuti oleh para guru dan siswa. Agenda ini kembali dilaksanakan pada Jumat (16/8/2024) di awal kegiatan belajar.
Kepala SMAN 3 Baubau La Ode Mustafa, S.Pd mengatakan, kegiatan yasinan sudah menjadi agenda rutin setiap hari Jumat. Agenda ini dipusatkan di Mushalah milik sekolah yang langsung dipandu oleh para guru pendidikan Agama Islam.

“Kegiatan yasinan ini sudah menjadi rutinitas di SMAN 3 Baubau. Anak anak sudah mengetahui dan setiap hari Jumat akan berkumpul di Mushalah sekolah;” kata La Ode Mustafa.
Kegiatan yasinan ini merupakan salah satu upaya pihak sekolah untuk melakukan pembinaan mentak dan karakter siswa. Salah satunya untuk memberikan pembelajaran akan nilai nilai moral dan keagamaan bagi siswa.

Drs. Masruhin, salah seorang Guru Pendidikan Agama Islam SMAN 3 Baubau mengatakan, pada kegiatan yasinan ini, pihak sekolah akan memberikan kesempatan kepada siswa untuk tampil memimpin pembacaan surah Yasin. Termasuk ada beberapa rencana agenda yang akan melibatkan siswa. Hal ini diharapkan agar siswa mendapat pembelajaran untuk tampil dihadapan siswa lainnya.

“Kita lagi atur susun agenda supaya siswa bergilir untuk mengisi agenda yasinan setiap Jumat. Mungkin nanti ada yang diberi kesempatan untuk membawakan kultum dan ini kita coba untuk bergilir,” kata Masruhin. (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM– Momen Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-79, staf Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Baubau menggelar berbagai kegiatan lomba. Kegiatan ini belangsung di halaman Kantor Bappeda Baubau Kamis (15/8/2024).

Lomba yang diagendakan diantaranya bola gotong, joget balon, bakiak, estafet balon, tepung dan sarung, tebak kata dan lomba kelereng.
Kegiatan lomba berlangsung meriah dan tidak jarang menimbulkan kehebihan para peserta. Suasana ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Bappeda Kota Baubau Dr Dahrul Dahlan, S.STP, M.Si yang juga turut menyaksikan kegiatan lomba.

Menurut Dahrul Dahlan, suasana ini sebagai salah satu bentuk rasa nasionalisme dalam momen HUT RI. Sebagai bagian dari generasi bangsa pihaknya juga mengambil bagian untuk meramaikan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia yakni HUT kemerdekaan.
“Kegiatan ini selain memperingati HUT RI tentunya untuk menjalin silaturahmi dan kekompakan seluruh staf Bappeda Kota Baubau. Sehingga suasananya kita buat sesantai mungkin. Ini adalah bukti kebersamaan dan kekompakan,” kata Dahrul Dahlan.

Selain itu, Dahrul mengharapkan momen kebersamaan ini menjadi sebuah motivasi dan spirit bagi keluarga besar Bappeda Kota Baubau untuk meningkatkan kinerja dalam membanguan Kota Baubau. Apalagi selama ini tugas Bappeda cukup padat dan membutuhkan energy dan kinerja yang maksimal.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini sebagai momen untuk menyegarkan suasana di sela sela kesibukan yang padat. Semoga ini menjadi penyemangat khususnya kami di Bappeda Kota Baubau untuk bekerja bersama dalam menopang pembangunan Kota Baubau,” tambah Dahrul.(Red)
La Ode Fasikin : “Kita Fokus Saja Bekerja Demi Daerah”
BAUBAU, KERATONNEWS.CO.ID – DPRD Kota Baubau telah mengajukan 2 nama untuk diusulkan sebagai Pj Wali Kota Baubau September 2024 mendatang. Salah satu nama yang diusulkan adalah La Ode Fasikin, S.Pi, M.Si yang saat ini menjabat sebagai Pj Sekda Kota Baubau.

Informasi ini sudah diketahui La Ode Fasikin setelah mendengar informasi termasuk melalui pemberitaan media. Menurut La Ode Fasikin, informasi ini tidak perlu ditanggapi berlebihan. Namun ia juga sangat menghargai pihak DPRD Baubau yang telah mengusulkan dirinya sebagai calon Pj Wali Kota Baubau.
“Saya berterima kasih kepada DPRD Baubau yang telah memasukan nama saya sebagai Calon Pj Wali Kota Baubau. Tapi itu satu diantara amanah yang membutuhkan tanggung jawab. Selama ini saya hanya focus bekerja sesuai amanah tugas yang diberikan. Tentu banyak hal yang ternyata memang harus menjadi perhatian. Itulah konsekuensi jabatan yang harus dijalani,” kata La Ode Fasikin.

Ia mengaku amanah sebagai pejabat sekda Kota Baubau yang diembannya saat ini menjadi momen untuk mengabdikan diri untuk daerah. Apalagi ia telah mengenal dan memahami karakter masyarakat Kota Baubau jauh sebelumnya. Momen ini ia jadikan kesempatan untuk memberikan sumbangsih yang berguna bagi daerah. Meskipun ia menyadari masa jabatan yang diemban relatif singkat.
“Saya bertekad di momen masa jabatan yang singkat ini, saya berupaya maksimal untuk meninggalkan sesuatu yang monumental dan bisa dikenang. Saya mencoba melihat beberapa sudut kota yang sekiranya bisa kita lakukan pembenahan. Yang mungkin selama ini dikeluhkan masyarakat atau belum kesampaian. Itu salah satu yang menjadi tekad saya,” kata La Ode Fasikin lagi.
Terkait pengusulan dirinya oleh DPRD Kota Baubau sebagai nama Calon Pj Wali Kota Baubau kian menambah semangatnya untuk mengabdikan diri selama amanah diberikan. Ia optimis Kota Baubau adalah daerah yang banyak potensi dan masih banyak hal yang bisa dilakukan. Sepanjang semua perencanaan itu mendapat dukungan dari semua pihak.
“Daerah ini butuh perhatian dan komitmen semua pihak karena kita banyak potensi. Saya hanya berharap kehadiran saya di Baubau ini meski dalam waktu yang terbatas tapi semoga bisa meninggalkan sesuatu untuk masyarakat. supaya nanti kalau kita ke Baubau kita bisa menyaksikan hal monumental itu,” tambahnya.
Bagi La Ode Fasikin, semua jabatan apapun harus dijadikan sebagai ladang amal dan pengabdian. Semua harus benar benar memberikan sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu ia tetap akan focus pada tugas dan amanah yang diberikan.
“Bagi saya jabatan bukan karena posisi atau namanya, tapi seberapa besar bisa memberikan nilai manfaat bagi masyarakat. melalui kebijakan kebijakan dan salah satunya mendengar keluhan masyarakat. sehingga kita bisa melakukan hal prioritas untuk memberikan perhatian,” tutur La Ode Fasikin.
Ia menegaskan, untuk menciptakan sesuatu yang baik maka dirinya sejak awal terus melakukan komunikasi dengan semua pihak khususnya forkopimda dan pihak Legislatif. Pasalnya, saat ini banyak hal yang telah dirancang dan butuh pengawalan salah satunya tentang kebijakan anggaran yang harus benar benar memberikan keberpihakan pada masyarakat.
“Semoga komunikasi dengan semua pihak akan terus menjadi komitmen. Saya yakin daerah ini dapat mencapai target sesuai perencanaan jika semua memiliki komitmen yang sama untuk mengedepankan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia kembali menegaskan, apa yang diusulkan DPRD tentang nama dirinya sebagai Calon Pj Wali Kota menjadi sebuah tanggung jawab yang perlu diapresiasi. Amanah ini tentu akan menjadi catatan penting dirinya untuk lebih berupaya bekerja maksimal dan tetap pada koridor aturan yang sesuai amanah Undang Undang. (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM-Pj Sekda Kota Baubau La Ode Fasikin, S.Pi, M.Si mengatakan, masalah stunting dan kemiskinan ekstrim masih harus menjadi focus perhatian. Ini menjadi tantangan berat yang dihadapi Kota Baubau.
Ia mengharapkan penanganan kedua problem ini harus dilakukan dengan baik dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan daerah kota Baubau.
“Penanganan stunting dan kemiskinan ekstrim harus benar benar menjadi perhatian. Banyak upaya yang harus dilakukan. Berbagai penanganan stunting seperti pemberian intervensi gizi akan memberikan pengaruh besar dalam penanganan kemiskinan ekstrim,” ujar La Ode Fasikin saat membuka kegiatan penilaian kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem Senin (12/8/2024).
Selain itu, upaya lain dalam penanganan kemiskinan ekstrim melalui intervensi ekonomi, sosial dan lingkungan. Oleh karena itu, penanganan keduanya harus ditangani secara simultan agar tertangani dengan baik, terutama koordinasi dan intervensi di lapangan harus betul-betul tepat sasaran.
Menurut La Ode Fasikin, secara nasional kinerja percepatan penurunan stunting ditunjukkan oleh adanya keberhasilan cakupan kunjungan dan pemantauan tumbuh kembang balita di posyandu dimana selama ini dari 75 persen. Namun pada saat intervensi serentak bulan Juni lalu mencapai target nasional diatas 95 persen dengan cakupan balita stunting sebesar 9 persen. Kinerja ini perlu dipertahankan, sehingga jumlah balita stunting di Baubau dapat terpantau dan terintervensi dengan tepat sasaran.
Demikian pula pada aspek penghapusan kemiskinan ekstrim Kota Baubau, juga menunjukkan kinerja yang menggembirakan, angka kemiskinan ekstrim hampir mendekati 0 persen yaitu sebesar 0,73 persen dibanding tahun 2023 sebesar 1,57 persen. Tentunya perhatian dan kerja sama di lingkup kelurahan perlu dipertahankan agar di akhir tahun 2024 nanti setelah Susenas angka kemiskinan ekstrim mencapai 0 persen. Sebagaimana yang diamanatkan oleh pemerintah pusat bahwa pemerintah daerah wajib berupaya serius dalam rangka penanganan kemiskinan dan penurunan stunting.
”Pemkot Baubau memberikan apresiasi kepada pemerintah Kelurahan dengan pelaksanaan penanggulangan kemiskinan terbaik di wilayah Kota Baubau yang ditunjukkan dengan pemberian penghargaan penanggulangan kemiskinan ekstrem award tahun 2024. Sedangkan untuk percepatan penurunan stunting ditunjukkan dengan pemberian penghargaan penurunan stunting award tahun 2024."katanya. (Red)
H. Masri : “Pj Wali Kota Harus Sosok yang Telah Memahami Kondisi Baubau Saat Ini”
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Masa jabatan Pj Wali Kota Baubau Dr H Muh Rasman Manafi akan berakhir pada September 2024 mendatang. Saat ini mulai bergulir informasi tentang siapa sosok yang akan menduduki jabatan sebagai Pj Wali Kota.

Kantor Wali Kota Baubau yang berada di Puncak Palagimata Kota Baubau
Hal ini menjadi atensi dari DPRD Kota Baubau untuk mempersiapkan siapa yang akan menduduki jabatan Pj Wali Kota Baubau September mendatang. Selain H Muh Rasman Manafi, nama yang mengemuka dan dinilai layak adalah La Ode Fasikin yang kini menjabat sebagai Sekda Kota Baubau.
Anggota DPRD Kota Baubau Drs. H. Masri, M.Pd mengatakan, pihaknya telah membahas siapa yang akan diusulkan menjadi Pj Wali Kota Baubau setelah berakhirnya masa Jabatan Pj saat ini.
Ia membenarkan, pihak DPRD Baubau telah sepakat untuk mengajukan 2 nama yang akan diusulkan ke Mendagri melalui Gubernur. Yakni H Muh Rasman Manafi dan La Ode Fasikin yang kini menjabat sebagai Pj Sekda Kota Baubau.

Ada beberapa pertimbangan sehingga DPRD Baubau sepakat mengusulkan 2 nama ini. Salah satunya adalah harus sosok yang benar benar paham dan mengerti kondisi Kota Baubau saat ini dalam semua hal. Termasuk program yang saat ini atau telah dipersiapkan ke depan. Apalagi mengingat masa jabatan yang singkat hingga nanti ada Wali Kota Baubau Definitif.
“Kita tidak mungkin mengusulkan figure diluar daerah atau yang tidak memahami kondisi Baubau saat ini. Karena ini akan menguras energy lagi untuk menyesuaikan diri jika kita usulkan orang yang tidak paham kondisi Baubau. Jadi harus yang banyak memahami kondisi daerah dan perencanaannya ke depan,” kata H Masri.
Masri menegaskan, sosok Muh Rasman Manafi dan La Ode Fasikin adalah yang paling tepat untuk menduduki posisi Pj Wali Kota. Apalagi keduanya memang saat ini betul betul memahami dan mengetahui apa yang sedang berproses di daerah ini.
“Hanya beliau berdua yang menurut kami saat ini memiliki kemampuan dan mengenal kondisi baubau hari ini. Karena banyak perencanaan yang telah dilakukan dan keduanya lebih paham dibanding dengan sosok lain. Saya kira ini pertimbangan yang logis, tidak mungkin kita usulkan orang baru yang belum memahami kondisi dan di momen waktu yang singkat ini. Terlebih kita nanti masih menyisakan hal penting seperti pembahasan anggaran baik perubahan APBD 2024 juga APBD 2025. Mereka berdua lebih memahami,” tegas H Masri.
Masri tidak menepis, Pj Wali Kota Saat ini Muh Rasman adalah pejabat di Kemenko Marves yang tidak menutup kemungkinan akan dibutuhkan kembali untuk menjalankan tugas. Maka kata Masri, satu satunya yang dianggap layak dan memahami seluruh proses yang terbangun di Baubau saat ini adalah sosok La Ode Fasikin.
Sementara itu Sekretaris DPRD Kota Baubau Yaya Wirayahwan yang dikonfrimasi membenarkan. Namun ia enggan menyampaikan lebih detail tentang sosok nama yang diusulkan oleh pihak DPRD.
“Ya, betul, tadi ada pembahasan pengusulan nama Pj Wali Kota Baubau. Tapi lebih jelasnya mungkin langsung dikonfirmasi kepada anggota DPRD Baubau,” kata Yaya Wirayahwan.(Red)
Wa Ode Nursanti Monianse : “SIlaturahmi dan Sosialisasi Jantung Sehat Bagi Masyarakat”
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Yayasan Jantung Sehat Indonesia Cabang Baubau menggelar Lomba Senam Jantung sehat dan Senam kreasi Sabtu (10/8/2024). Lomba ini dilaksanakan dalam rangka ikut memeriahkan HUT RI ke-79.

Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabanag Baubau Ny. Wa Ode Nursanti Monianse, S.Pd mengatakan, kegiatan ini selain memeriahkan HUT RI ke-79, juga guna menjalin silaturahmi antar sesama pengurus Club Jantung Sehat di Kota Baubau.
“Kita sebagai bagian dari komponen bangsa, tentunya juga berkewajiban berkontribusi di momen HUT RI ke-79. Kami dari Yayasan Jantung Indonesia Cabang Baubau ikut ambil bagian dalam momen ini dengan menggelar Lomba Senam Jantung Sehat dan Senam kreasi yang diikuti Club Jantung sehat di Kota Baubau,” kata Wa Ode Nursanti.

Ia berharap, kehadiran Yayasan Jantung Indonesia Cabang Baubau juga menjadi pemberi motivasi kepada masyarakat untuk bersama sama menyatukan komitmen menjaga kesehatan khususnya kesehatan jantung. Apalagi penyakit jantung masih menempati posisi tertinggi angka kematian manusia.
“Selain silaturahmi kelompok jantung sehat, juga menjaring pemandu pemandu dalam rangka sosialisasi jantung sehat di seluruh wiilayah Kota Baubau. Karena ini amanah dalam rangka membudayakan pemahaman tentang jantung sehat,” tambah Wa Ode Nursanti.
Kadis Pemuda dan Olahraga yang diwakili Joni Karno, SH, M.Si saat membuka lomba menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Ia juga menghimbau agar juara bukan menjadi tujuan akhir dari kegiatan lomba. Namun, hanya menjadi penyemangat dalam menjalani proses.

“Namanya lomba pasti ada juaranya, tapi jika belum tercapai pasti itu keberhasilan yang tertunda. Masih ada kesempatan untuk momen berikutnya,” kata Joni Karno.
Joni Karno juga mengharapkan agar kehadiran Yayasan Jantung Indonesia Cabang Baubau akan mampu meningkatkan peran masyarakat. Termasuk melahirkan club jantung sehat di seluruh wilayah Kota Baubau di tingkat kelurahan.
“Di kota Baubau ada 43 kelurahan dan semoga ke depan bisa terbentuk 43 klub Jantung sehat sehingga masing masing kelurahan ada clubnya. Tentu ini akan menambah jumlah masyarakat yang berkomitmen dalam menciptakan peran untuk sosialisasi jantung sehat,” kata Joni Karno.
Setelah melalui tahap penilaian, Klub Jantung Sehat Ramah Anak Bariya meraih juara l, Klub Jantung sehat Enjoy meraih juara II, sementara juara III diraih Klub Jantung Sehat Molagina. (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Para Guru utusan SMA . SMK Se-Kota Baubau mengikuti kegiatan Fasilitasi Komunitas Belajar (Kombel) di SMAN 3 Baubau Rabu (7/8/2024). Kegiatan ini dilaksanakan oleh DInas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kegiatan dibuka langsung kepada Kantor Cabang Dinas (KCD) Dinas Dikbud Sultra Rayon Baubau – Buton Selatan Mastuti, S.Pd yang didampingi Kepala SMAN 3 Baubau juga pemateri.
Dalam Sambutannya, Mastuti mengharapkan kepada para guru peserta untuk benar benar mengikuti dengan baik sehingga dapat menularkan pengetahuan setelah kembali ke masing masing sekolah. Ia juga mengapresiasi kepada pihak DInas Dikbud Sultra yang telah menggelar kegiatan ini. Sebab, ini sangat penting dalam kegiatan pembelajaran khususnya para guru.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para guru peserta. Setelah itu diharapkan dapat membagikan pengetahuan kepada rekan rekan guru lainnya setelah kembali ke sekolah masing masing,” kata Mastuti.
La Ode Mustafa, S.Pd kepala SMAN Baubau menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pihak Dinas Dikbud Sultra melalui KCD Baubau Busel yang telah memilih SMAN 3 Baubau sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan. Pihaknya sangat mendukung jika nanti masih diberi kesempatan sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan lain atau yang sejenis.

“Tentu kita sangat apresiasi karena sekolah kami dipilih sebagai lokasi kegiatan. Tentu ini sangat positif apalagi kegiatan ini menjadi salah satu yang membantu tugas guru. Khususnya dalam mempersiapkan anak didik dalam kegiatan belajar. Jika ada kegiatan selanjutnya kami siap untuk mendukung,” kata La Ode Mustafa.
Sementara itu, Pihak Panitia penyelenggara yang diwakili Irsan Muslimin, S.Pd mengatakan, kegiatan Fasilitasi Kombel ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan dan di lokasi yang berbeda. Hal ini dimaksdukan agar informasi yang penting khususnya bagi para guru bisa diketahui secara merata.

“Kita dari Dinas Pendidikan Sultra akan terus melakukan upaya khususnya dalam menyebarkan informasi positif bagi para guru dengan membagi praktek baik tentangkomunitas belajar. Tentunya ini juga kita sesuaikan dengan lokasi di daerah. Tujuannya agar semua guru mampu menerapkan hal hal yang berhubungan dengan Merdek belajar termasuk Komunitas Belajar ini salah satunya,” kata Irsan Muslimin. (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Setelah diberi amanah sebagai Pj Sekda Kota Baubau, La Ode Fasikin mulai melirik beberapa sudut kota yang terkesan kumuh dan tampak tak terurus. Beberapa lokasi yang dimaksud berada di area public dan menjadi akses masyarakat Baubau.

Sebut saja kondisi kumuh di eks rujab Bupati Buton yang saat itu mulai dipenuhi rerumputan setelah tidak digunakan lagi. Padahal, di masanya, rumah jabatan ini merupakan sebuah aset yang sangat megah dan menjadi pusat aktivitas para pejabat.
“Kita miris juga menyaksikan kondisi bangunannya yang sudah ditumbuhi rumput. Padahal ini ditengah kota. Jadi mungkin bagus kalau dibersihkan sehingga tidak terkesan kumuh. Termasuk jaringan listriknya kita benahi,“ kata La Ode Fasikin Rabu (7/8/2024).
La Ode Fasikin mengaku, kegiatan pembersihan lingkungan eks Rujab Bupati Buton mengajak Dinas Kebersihan dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Baubau. Alhasil, saat ini lokasi halaman eks rujab Bupati Buton sudah tampak bersih dari rerumputan.

Selain membersihkan rumput yang mengelilingi bangunan, jaringan listriknya pun dilakukan pembenahan. Untuk kebutuhan pembenahan jaringan listrik dan lampu taman ini La Ode Fasikin mengajak para siswa jurusan Listrik di Sekolah Kejuruan.
“Saya ajak anak anak SMKN 2 Baubau sekaligus menjadi lokasi praktek lapangan mereka. Jadi mereka juga merasa diberi kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu mereka,” kata La Ode Fasikin.
La Ode Fasikin menambahkan, ada beberapa titik lokasi yang masih akan disentuh. Lokasi lokasi yang dimaksud dipastikan sangat perlu dilakukan pembenahan karena akan mengurangi kekumuhan serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Inisiatif Pj Sekda Kota Baubau ini mendapat apresiasi Muhammad Aldi, salah seorang warga Baubau. Ia juga merasa prihatin dengan kondisi kumuh lingkungan eks Rujab yang berada di pusat Kota.
“Mestinya memang jangan dibiarkan kumuh karena ini ada di tengah kota. Apalagi ini berada di jalur transportasi. Semua yang lewat melihat. Semoga nanti bisa direnovasi supaya bisa dibangun lebih bagus lagi kalau digunakan. Tapi syukurmi minimal dibenahi pelan pelan supaya tidka kumuh,” kata Aldi. (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Dalam rangka peringatan Hari Anak Anasional ke-40, Forum Anak Kota Baubau menggelar kegiatan Temani Literasi Dengan Banyak Cara (Teras Baca) dengan mengunjungi siswa Sekolah Dasar Negeri Keraton yang ada dalam kawasan benteng Keraton Buton Rabu (24/7/2024).

Kehadiran pengurus Forum Anak Kota Baubau turut didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Baubau Abdul Rahman dan jajarannya,
Ketua Forum Anak Kota Baubau Ahmad Khairul Iman mengatakan, Hari Anak Nasional (HAN) adalah momentum yang penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat kepada anak-anak di Indonesia.

“Pada perayaan HAN tahun 2024 ini, kami dari Forum Anak Kota Baubau mengadakan kegiatan Temani Literasi dengan Banyak Cara (Teras Baca) yang mengusung tema "Perlindungan Anak di Ranah Daring" di SD Negeri Keraton,” Ahmad Khairul Iman.

Pertimbangan lain kata Ahmad Khairul Iman, Kegiatan ini didasarkan atas rasa kepedulian yang dimiliki oleh anggota Forum Anak Kota Baubau (Fantau) akan anak-anak yang sudah terjerumus dengan teknologi yang merajalela dengan tiada hentinya. Termasuk menumbuhkan rasa cinta anak terhadap literasi.
“Anak-anak juga harus tahu bahwa literasi tidak hanya dilakukan dengan cara yang monoton, tetapi dapat dilakukan dengan cara yang asyik dan menyenangkan,” tambahnya.

Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Baubau Abdul Rahman menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Forum Anak Kota Baubau dalam momentum Hari Anak ini. Ia juga mengharapkan agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan. Apalagi yang melibatkan perhatian kepada kalangan anak anak.
“Saya sampaikan treima kasih kepada Forum Anak Kota Baubau yang sudah ikut serta dalam kegiatan ini. Saya jugua berharap agar kegiatan seperti ini terus dilakukan untuk memberi semangat kepada kalangan anak anak. Salah satunya agar mereka bisa semangat belajar dan tetap ceria,” kata Abdul Rahman.

Sebelumnya, bunda PAUD Kota Baubau Ny Reffiani Dwiatmo juga menyampaikan agar perhatian kepada kalangan anak anak harus terus diprioritaskan. Ia menilai, anak anak adalah generasi masa depan bangsa yang perlu dipersiapkan dengan baik.
“Kalangan anak utamanya usia dini harus mendapat perhatian khusus. Karena mereka adalah calon pemimpin masa depan. Jadi, kita harus mempersiapkan mereka sejak usia dini,” kata Reffiani. (Din)
JAYAPURA, GAGASSULTRA.COM - Penjabat (Pj.) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto menghadiri acara puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 tahun 2024 yang diselenggarakan di Istora Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura Papua, Selasa (23/07/24).

Peringatan HAN tahun 2024 ini mengusung tema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju", peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan hak-hak anak dan tanggung jawab untuk melindungi mereka.
Acara diawali dengan sambutan Pj Gubernur Papua yang menyampaikan bahwa HAN merupakan momentum penting untuk mengingatkan seluruh pihak akan tanggung jawab dalam melindungi dan meningkatkan kesadaran anak-anak Indonesia.

Selanjutnya, Ketua Umum Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) Tri Tito Karnavian, mengatakan pentingnya perlindungan dan pendidikan anak-anak sebagai fondasi kemajuan bangsa.
Pada acara ini juga disampaikan berbagai aspirasi dan harapan Anak Indonesia untuk masa depan yang lebih baik oleh 38 perwakilan Forum Anak Indonesia. Momen ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berpartisipasi aktif dan menyampaikan pandangan mereka secara langsung.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak-anak juga dilaksanakan pemberian beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang menjadi bagian dari rangkaian acara ini. Beasiswa ini diharapkan dapat membantu anak-anak yang berprestasi untuk terus mengembangkan potensi mereka.

Puncak acara dimeriahkan dengan tarian kolosal “Tari Pergaulan” Papua yang menunjukkan kekayaan budaya dan semangat kebersamaan masyarakat Papua.
Pada acara ini, Presiden Jokowi tidak berpidato seperti kegiatan kenegaraan lainnya. "Ini harinya Anak-Anak untuk bermain dan bersenang-senang," ungkapnya.
"Penting untuk kita persiapkan Anak-Anak Indonesia menjadi generasi penerus yang cerdas, berwawasan luas, dan berkarakter kuat," harap Presiden Jokowi
Di lokasi yang sama, Pj. Gubernur Sultra menyampaikan apresiasinya terhadap acara yang penuh makna ini.

"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat Hari Anak Nasional ke-40 kepada seluruh anak-anak Indonesia. Melalui tema 'Anak Terlindungi, Indonesia Maju', mari kita rayakan HAN dengan berbagai kegiatan positif, kreatif, bermakna, dan partisipatif dari Anak untuk Anak,” ungkapnya.
“Semoga peringatan HAN dapat memperkuat komitmen kita bersama untuk terus memberikan perlindungan dan memastikan pemenuhan hak Anak-Anak Indonesia dalam menghadapi berbagai persoalan yang terus berkembang di tengah masyarakat,” harap Andap.
Sebagai informasi, pemilihan Papua sebagai lokasi puncak acara didasari pada nilai edukatif yang tinggi serta secara historis Papua sebagai tempat pertama kali peringatan Hari Anak Nasional pada tahun 1984, bersamaan dengan dimulainya program wajib belajar 6 tahun di Indonesia.

Dalam peringatan puncak HAN tahun 2024 ini turut hadir dalam acara ini Ketua Pj TP PKK Sultra Wa Ode Munanah Asrun Lio, serta anak-anak berprestasi perwakilan dari Provinsi Sultra, Nabiel Musyarraf dan Anugrah Nur Isnain. (Bardin)