
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Pengurus Forum Kota Baubau sehat resmi dikukuhkan oleh Pj Wali Kota Baubau Dr. H Muh Rasman Manafi, SP, M.Si di Aula Kantor Wali Kota Baubau Sabtu (20/7/2024). Kegiatan pengukuhan turut dihadiri Pj Sekda Kota Baubau dan Kepala OPD Lingkup Pemkot Baubau.

Pj Wali Kota Baubau H Muh Rasman Manafi mengatakan, hadirnya pengurus Forum Kota Baubau Sehat periode 2024 – 2026 diharapkan mampu memberi edukasi kepada masyarakat dalam upaya mewujudkan Kota Baubau sebagai Kota Sehat. Selama ini kata Muh Rasman, peran Forum Kota Baubau sehat sudah memberikan kontribusi yang maksimal. Terbukti dengan keberhasilan Kota Baubau meraih Penghargaan Swasti Saba Padapa, Wiwerda dan Wistara.

“Saya mengapresiasi kinerja Forum Kota Sehat, apalagi pengurus pengurus ini berasal dari berbagai kalangan yang berpengalaman. Semoga peran Forum Kota sehat dapat terus ditingkatkan demi terwujudnya Kota Baubau yang lebih maju,” kata Muh Rasman.
Drs. H. Masri, M.Pd mantan ketua Forum Kota Baubau sehat saat menyampaikan garis besar kinerja Forum selama lima tahun juga menaruh harapan kepada pengurus baru. Ia yakin karena selama ini seluruh pengurus telah membuktikan diri dapat bekerja secara maksimal dan kolaboratif. Terlebih diperkuat oleh para aktivis lingkungan dan organisasi masyarakat yang mumpuni.

“Pengurus Forum ini berasal dari berbagai kalangan, para aktivis lingkungan dan akademisi yang masing masing memiliki kemampuan yang baik. Semua perencanaan yang dipersiapkan selalu berjalan dengan baik berkat komitmen yang baik seluruh pengurus,” kata H Masri yang juga anggota DPRD Kota Baubau.
Ketua Forum Kota Baubau sehat periode 2024 – 2026 Drs. MZ Tamsir Tamim, M,Si menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya dan seluruh pengurus. Ia berharap dukungan dan support dari pemerintah Kota Baubau melalui OPD terkait dalam menunjang kegiatan Forum Kota Sehat.

“Semoga kita bisa bersinergi dengan seluruh OPD dan masyarakat karena program Forum Kota Sehat juga berhubungan dengan kinerja OPD. Sehingga kita berharap semua bisa berkontribusi dan menyamakan persepsi demi tujuan bersama yakni mencapai target Kota Baubau sebagai Kota Sehat di masa masa mendatang,” kata Tamsir Tamim. (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Momen Hari Asyura yang diperingati setiap Bulan Muharram menjadi waktu yang tepat untuk memberi perhatian khusus kepada Anak yatim. Di Kota Baubau, momen ini dikenal dengan Pakandeana Anaana Maelu atau memberi santunan kepada anak yatim.
Kegiatan ini menjadi agenda rutin Alumni SMPN Betoambari angkatan 91 (Saat ini SMPN 3 Baubau) selain kegiatan sosial lainnya yang juga dilaksanakan Sabtu (20/7/2024). Kali ini disepakati dilaksanakan di kediaman salah seorang mendiang alumni SMP Betoambari di keljurahan Bone-Bone.

Budi Utama, mewakili Alumni menyampaikan salut atas kekompakan rekan rekan sesama alumni BTR 91. Apalagi kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat positif karena memberi perhatian kepada sesama.
“Saya salut dan bangga atas kekompakan rekan rekan yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan santunan anak yatim. Ini sebuah hal positif karena termasuk warisan leluhur di Buton dan juga sangat dianjurkan dalam Islam,” kata Budi Utama.

Susi Yustiana dan Yuning Taslim, Alumni yang juga ikut menghadiri kegiatan Santunan Anak Yatim mengharapkan agar kegiatan ini ke depan tetap dipertahankan. Bahkan bila perlu ditingkatkan untuk menjangkau anak anak lainnya.
“Kita tetap berharap ini agenda bisa dilaksanakan setiap tahun dan bisa menjangkau anak yatim piatu yang lebih luas lagi. Semoga sahabat khususnya alumni SMP Betoambari 91 tetap kompak dalam kegiatan sosial dan keagamaan khususnya santunan kepad anak yatim,” harap Susi dan Yuning Taslim.

Pakandeana anaana Maelu ini sebelumnya telah disepakati Alumni untuk dilaksanakan secara bergilir setiap tahun. Hal ini dimaksudkan agar terjalin silaturahmi antar sesama alumni. Selain itu, untuk meningkatkan rasa empati khususnya kepada anak yatim.
Rasa bangga dan Salut juga disampaikan Bardin, Alumni SMP Betoambari lainnya. Ia tetap memberi support kepada rekan rekannya yang selama ini sangat semangat untuk kegiatan sosial. Terlebih yang berhubungan dengan meringankan beban orang lain.

“Saya secara pribadi sangat salut dan bangga dengan kegiatan seperti ini. Meskipun terkadang tidak sempat bersama rekan rekan saat hari pelaksanaan namun tidak mengurangi rasa hormat saya kepada sahabat sahabat. Mereka ikhlas mempersiapkan kegiatan selama ini. Semoga kekompakan ini tetap terjaga,” ujar Bardin.
Dalam kegiatan ini, para alumni telah berbagi peran untuk menghadirkan anak yatim yang akan disantuni. Juga dihadirkan tokoh agama yang turut mendampingi alumni dalam kegiatan mulia ini. (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Ilham, Siswa SLBS Kokalukuna Kota Baubau lolos mewakili Sulawesi Tenggara. Prestasi ini diraih setelah melewati tahapan seleksi secara luring pada kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa nasional kategori SDLB di Kendari.

Saat ini, Ilham tengah mempersiapkan diri menuju babak semi final dengan mengirim hasil karya secara daring untuk memperebutkan posisi 10 besar tingkat Nasional.
Guru pendamping Ilham Suprihatin, S.Pd yang mendampingi Ilham menyampaikan rasa bangga dan bersyukur atas capaian siswanya. Ia berharap Ilham mampu menampilkan yang terbaik di babak semi final.
“Jadi kita sementara membuat video untuk dikirim ke panitia pusat karena babak semi final dilaksanakan secara daring. Semua peserta juara 1 dan 2 tingkat Provinsi mengirim video karya,” kata Suprihatin.

Hasil babak semi final kata Suprihatin, akan diseleksi oleh tim juri tingkat pusat dan akan memilih 10 besar yang akan diundang mengikuti babak final di tingkat Nasional.
“Nanti masuk 10 besar baru akan diundang mengikuti babak Final FLS2N tingkat Nasional. Semoga Ilham bisa masuk 10 besar agar bisa ikut ke tingkat Nasional,” harap Suprihatin.
Ilham, siswa penyandang tuna netra ini mengaku senang bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan lomba. Apalagi ia bisa tampil mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara. Momen ini ia akan manfaatkan untuk terus belajar. Ia juga senang karena mendapat perhatian penuh dari Guru pembimbingnya.
“Saya senang dan bersyukur bisa ikut lomba ini. Saya akan terus belajar agar nanti bisa menampilkan yang terbaik,” kata Ilham yang kini duduk di kelas IV SLBS Kokalukuna.
Muhammad Dahlan, seorang penggiat media sosial menyampaikan apresuasi atas prestasi Ilham. Ia berharap, pemerintah terus memberikan perhatian khusus kepada para penyandang disabilitas. Pasalnya, banyak potensi yang dimiliki mereka yang saat ini telah diberikan ruang oleh pemerintah.
“Pemerintah harus memberi perhatian khusus kepada penyandang disabilitas. Apalagi saat ini sudah ada ajang lomba khusus yang diagendakan pemerintah baik olah raga maupun seni. Jadi mereka tetap percaya diri dengan bakat yang dimiliki,” kata Dahlan. (Red)
6 Daerah Sepakat Bentuk Forum Komunikasi Pengembangan Ekonomi Maritim
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Baubau menggelar kegiatan Forum Penguatan Ekonomi Daerah Kamis (18/7/2024).
Kegiatan yang mengangkat Tema Pengembangan Potensi Ekonomi Maritim di Kepulauan Buton ini dihadiri langsung Pj Wali Kota Baubau Dr. H. Muh Rasman Manafi, M.Si di Aula Bappeda Baubau.

Peserta dari kegiatan Forum Penguatan Ekonomi Daerah adalah perwakilan dari Pemangku Kebijakan Pemerintah Daerah dan vertikal di Kota Baubau, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Buton Tengah, diantaranya Kepala Bappeda, Kadis Perikanan, Pariwisata, Perindag, Dishub, Dinas UMKM dan DInas Pertanian.
Selain itu juga turut hadir Kepala KSOP Kelas II Baubau, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Betoambari, Kepala Badan Pusat Statistik, Kepala Kantor Karantina Perikanan dan Kepala Kantor Terminal Transit BBM Pertamina Kota Baubau.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Bidang Perekonomian, SDA, Infrastruktur dan Kewilayahan (PSIK) Bappeda Kota Baubau.
Acara di buka oleh Pj. Sekda Kota Baubau, Bapak Drs. La Ode Fasikin, M.Si yang dilanjutkan dengan arahan Pj. Walikota Baubau.
H. Muh Rasman Manafi menyatakan, semua harus memiliki konsep yang sama dalam mengembangkan potensi ekonomi maritim.
“Ini juga merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan Musrenbang Kemaritiman dengan Kemenkomarves RI yang dilaksanakan di Kota Baubau pada tanggal 3 juli 2024. Kita juga harus sepakat peran masing-masing daerah di Kepulauan Buton yang memfokuskan pada enam cluster PDB Maritim,” tegas Muh Rasman Manafi.

Enam cluster dimaksud yaitu (1) cluster perikanan dan budidaya maritim; (2) cluster transportasi dan aktivitas penunjang maritim; (3) cluster jasa maritim; (4) cluster industri pengolahan maritim; (5) cluster wisata bahari; serta (6) cluster perdagangan maritim.
Kepala Bappeda Kota Baubau Bapak Dr. Dahrul Dahlan, S.STP., M.Si, memaparkan Materi “Membangun Sinergitas Daerah dalam Pengembangan Ekonomi Maritim Menuju Hub Maritim Indonesia Timur”, kemudian materi kedua oleh Kepala Bappeda Kab. Buton Selatan Bapak Amir Sarlito Womal, S.Pd., M.Eng dengan materi “Pengembangan Potensi Ekonomi Maritim di Kabupaten Buton Selatan”, dilanjutkan materi ke tiga oleh Kepala Bappeda Kabupaten Buton Tengah Bapak Samrin, S.Pd., M.Pd dengan materi “Pengembangan Potensi Ekonomi Maritim di Kabupaten Buton Tengah”.

Diakhir kegiatan disepakati rekomendasi bersama yaitu 6 Daerah Otonom di Sulawesi Tenggara Kepulauan meliputi Kota Baubau, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Utara dan Kabupaten Wakatobi, akan melakukan pemetaan potensi dan masalah pengembangan ekonomi maritim dengan fokus pada 6 cluster penyumbang produk domestik bruto.
6 cluster dimaksud yaitu (1) Perikanan dan budidaya maritim (2) Transportasi dan aktifitas penunjang maritim (3) Jasa Maritim (4) Industri pengolahan maritim (5) Wisata Bahari dan (6) Perdagangan Maritim yang dilengkapi dengan data-data.
Kemudian disepakati Penyusunan usulan proposal pengembangan dan peningkatan ekonomi maritim masing-masing wilayah 6 Daerah Otonom di Sulawesi Tenggara Kepulauan sesuai dengan potensi cluster unggulan yang dimiliki dan finalisasi dokumen akan dibahas pada tanggal 31 Juli 2024.
Kesepakatan ketiga yakni menyepakati Pembentukan Forum Komunikasi Pengembangan Ekonomi Maritim 6 Daerah Otonom di Sulawesi Tenggara Kepulauan dengan jadwal pertemuan secara berkala. (Din)
Warisan Leluhur Setiap 10 Muharram
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Hari Asyura yang diperingati setiap Tanggal 10 Muharram disambut dengan berbagai tradisi. Di Buton, momen ini kerap ditandai dengan sebuah ritual yakni menyantuni anak yatim atau dikenal dengan ‘Pakandeana Anaana Maelu’.

Hal ini juga dilaksanakan oleh Para Alumni SMAN 2 Baubau yang khusus melaksanakan kegiatan Pakandeana Anaana Maelu di Baruga masjid Agung Keraton Buton Selasa (16/7/2024).
Fitria, mewakili Alumni SMADA 94 mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan karena telah disepakati oleh rekan rekan Alumni. Ini adalah kegiatan perdana untuk momen Hari Asyura. Sebelumnya, berbagai kegiatan sosial juga telah dilakukan Alumni di momen hari besar keagamaan.
“Ini bukti komitmen kebersamaan dan rasa empati kepada sesama khususnya bagi anak yatim piatu. Karena momen ini setiap tahun sudah dilaksanakan di Buton oleh para pendahulu. Semoga alumni SMADA 94 diberikan kesehatan dan kelimpahan rezeki bisa melanggengkan berbagi untuk sesama yang membutuhkan,” kata Fitria.

Santi Hardiani, Alumni lainnya juga menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dari Alumni SMADA 94. Meskipun sebagian tidak mengikuti secara langsung, namun semua menjalin komunikasi untuk kegiatan ini.
“Kami Alumni SMAN 2 Baubau Angkatan 94 selalu menjalin komunikasi di grup khusus. Jika ada rencana kegiatan pasti dikomunikasikan. Termasuk partisipasi dari rekan rekan alumni juga tetap terlaksana. Semua tetap berkomitmen untuk menjalin silaturahmi,” ujar Santi Hardiani.

Santunan anak yatim ini juga disaksikan oleh seorang tokoh Agama yang memimpin pembacaan Doa dan menyuapi anak yatim. Selain itu, beberapa diantaranya yang tidak hadir juga diberikan santunan oleh Alumni ke alamat rumah masing masing.
Hal senada disampaikan Bardin, yang juga Humas SMADA 94. Ia menilai kegiatan santunan anak yatim menjadi sebuah momen pembelajaran yang berharga. Betapa perhatian sangat dibutuhkan mereka yang telah ditinggal orang tuanya. Di momen inilah, para anak yatim harus diberikan perhatian agar mereka dapat tersenyum.
“Hari ini hari rayanya anak yatim, jadi semoga perhatian kita kepada mereka menjadi bahan pembelajaran betapa pentingnya menyantuni anak yatim. Semoga kegiatan seperti ini dapat selalu terlaksana pada momen momen hari besar Keagamaan lainnya,” ujar Bardin. (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Baubau ikut berpartisipasi dalam Kegiatan "Prolanis Day". Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan HUT BPJS Kesehatan yang ke-56 yang dipusatkan di Lapangan Kotamara Baubau Minggu (14/7/2024). Sekaligus ini menjadi indikator kehadiran Labkesda Baubau memberi dampak positif bagi masyarakat.

Kepala UPTD Labkesda Kota Baubau Risnawaty, S.Kep, Ns., M.Kep mengatakan, keikusertaan Labkesda Kota Baubau sebagai salah satu kontribusi dalam posisinya sebagai laboratorium yang bermitra dengan BPJS Kesehatan. Selain itu kegiatan ini dilakukan dalam rangka peningkatan upaya promotif preventif dengan cara melakukan pemeriksaan penunjang laboratorium pada peserta prolanis.

“Kita berharap agar kegiatan ini makin meningkatkan kualitas hidup peserta prolanis. Juga semoga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam memanfaatkan Labkesda Kota Baubau sebagai salah satu rujukan pemeriksaan penunjang laboratorium,” ujar Risnawaty.
Dalam kegiatan ini tambah Risnawati, Labkesda telah melaksanakan kegiatan layanan bagi masyarakat seprti pemeriksaan laboratorium tahunan meliputi pemeriksaan sampel darah dan urine bagi penderita Hipertensi dan Diabetes Melitus.
“Kita melayani khususnya bagi kalangan masyarakat Kota Baubau yang tergabung dalam klub Prolanis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Baubau. Jumlah yang dilayani sekitar seratus orang,” ujarnya.

Bagi peserta prolanis yang blm terlayani pada kegiatan ini, tim Labkesda Baubau akan melakukan jemput bola dengan melakukan pemeriksaan di FKTP/Puskesmas masing-masing.
Salah seorang warga Baubau Muhammad Aldi menyampaikan apresiasi kepada Labkesda Kota Baubau yang telah hadir dan memberikan layanan kepada masyarakat. Ini memberikan kemudahan bagi beberapa kegiatan. Termasuk pemeriksaan laboratorium atau sejenisnya yang sebelumnya hanya dapat dilakukan diluar daerah.

“Tentunya kita bersyukur karena Labkesda Baubau sudah aktif memberikan pelayanan. Pasti akan beda dengan dulu yang sebelumnya ada beberapa kegiatan pemeriksaan harus diluar Baubau. Tinggal bagaimana Labkesda meningkatkan kinerja khususnya pelayanan prima bagi masyarakat,” ujar Muhammad Aldi. (Din)
Angkat Fenomena Nyaris Punahnya Gerabah Tanah Liat Lipu-Katobengke
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Tim Film Pendek SMAN 3 Baubau berhasil meraih juara 1 pada kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA/MA Tingkat Provinsi Sultra tahun 2024.
Kegiatan Lomba berlangsung di Kota Kendari tanggal 8 hingga 11 Juli 2024 yang diikuti seluruh utusan Kabupaten / Kota se Sulawesi Tenggara.

Tim Film Pendek SMAN 3 Baubau terdiri dari 3 Peserta yakni Fariz Nazwan Maengkom, Aisa Salsa Billa dan Arni Mainda. Ketiganya sebelumnya telah melewati seleksi yang ketat di tingkat Kota Baubau. Berkat kegigihan dan usaha yang keras, akhirnya sukses pula meraih juara di tingkat Provinsi setelah mengalahkan tim dari Kabupaten dan Kota Se-Sulawesi Tenggara.
Tampilnya Tim Film Pendek SMAN 3 Baubau sebagai juara dengan mengangkat tema Film tentang keresahan tentang akan punahnya Seni Kerajinan Gerabah tanah liat di Lipu-Katobengke Kota Baubau yang saat ini nyaris ditinggalkan. Namun, masih ada beberapa keluarga yang tetap merawat kerajinan ini untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Aisa Salsa Billa, siswi SMAN 3 Baubau yang bertindak sebagai sutradara bercerita tentang Tema Film diangkat dari sebuah keresahan yang terjadi di Lipu – Katobengke khususnya terancam punahnya kerajinan Gerabah Tanah Liat di Masyarakat.

“Sekolah kami ada di Lipu-Katobengke dan disini dulu adalah pusat kerajinan Gerabah Tanah Liat. Tapi saat ini sudah hampir punah karena beberapa sebab. Mungkin karena kemajuan zaman sehingga gerabah tanah liat sudah tidka diminati,” kata Aisa Salsa Billa.
Film ini sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap beberapa keluarga yang masih merawat kerajinan Gerbah ini sebagai salah satu sumber penghasila keluarga. Meskipun penghasilannya tidak seberapa.
“Kami bangga karena disaat semua sudah meninggalkan kerajinan Gerabah ini, tapi masih ada keluarha yang bertahan dan menghargai kerajinan tradisional ini. Ini sebagai bentuk perhatian tentang kearifan lokal. Sangat tepat dengan Tema Lomba yang diselenggarakan,” tambah Aisa.

Sementara itu, Pembina Film Pendek SMAN 3 Baubau Bardin, S.Pd menyampaikan rasa bangga kepada siswa siswinya yang telah mempersembahkan prestasi untuk SMAN 3 dan Kota Baubau. Ia menilai, prestasi ini benar benar jerih payah peserta yang terus mengikuti arahan dan masukan selama persiapan lomba.
“Saya salut dan bangga karena mereka meraih Juara 1 dan ini sangat berarti bagi mereka dan akan memotivasi adik adiknya untuk mengembangkan minat dan bakat. Sehingga mampu melahirkan sebuah karya yang bermakna. Apalagi bersaing dengan utusan SMA pilihan se Sultra,” kata Bardin.
Kepala SMAN 3 Baubau La Ode Mustafa, S.Pd yang ikut menghadiri kegiatan penutupan FLS2N menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan tim Film Pendek SMAN 3 Baubau. Ia berharap, hasil ini akan menjadi motivasi dan edukasi bagi siswa. Termasuk bagaimana mengembangkan minat dan bakat sehingga menjadi sebuah karya yang bernilai.
“Saya tentu pertama menyampaikan selamat atas keberhasilan 3 siswa SMAN 3 Baubau atas capaian juara pada Lomba Film Pendek. Semoga ini menjadi penyemangat untuk mereka dan siswa lain untuk mengembangkan minat dan bakat. Apalagi ini telah melewati tahapan yang menguras energy. Mulai dari seleksi tingkat Kota dan saat ini di tingkat Provinsi,” kata La Ode Mustafa Kamis (11/7/2024).
Selanjutnya, Tim Film Pendek SMAN 3 Baubau akan mempersiapkan diri menuju lomba di Tingkat Nasional mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara. (Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Pengurus Forum Kota Baubau Sehat kembali melaksanakan pertemuan di Sekretariat Forum Kota Sehat Sabtu (6/7/2024).
Pertemuan dihadiri ketua dan sekretaris serta para coordinator bidang serta para koodinator wilayah kecamatan. Juga hadir Perwakilan Dinas Kesehatan dan Bappeda Kota Baubau.

Ketua Forum Kota Baubau sehat Drs. Tamsir Tamim, M.Si dihadapan pengurus Forum menegaskan, saat ini Forum terus memantapkan persiapan kelembagaan. Salah satunya pengukuhan pengurus. Termasuk persiapan kelengkapan data tatanan yang akan dikoordinasikan dengan OPD terkait.
"Yang pasti saat ini kita akan lengkapi dokumen kelembagaan hingga di tingkat kelurahan. Juga pengukuhan pengurus Forum yang baru. Selanjutnya ditindaklanjuti dengan melengkapi dokumen di masing masing tatanan dengan OPD terkait," kata Tamsir Tamim.

Selain persiapan kelembagaan dan tatanan, juga dibahas tentang program kerja yang juga akan menopang kegiatan pemerintah khususnya di bidang kesehatan. Salah satunya berkaitan dengan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tahun 2024.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Baubau Yuslina, SKM menuturkan, pihaknya siap untuk bersama forum melakukan pembinaan. Hal ini selain memberikan edukasi dan sosialisasi tentang berbagai program juga memberikan penguatan kepada tugas Forum Kota Baubau sehat.
"Dari dinas kesehatan tetap siap melakukan koordinasi dengan Forum, termasuk mendukung kegiatan pembinaan juga program lainnya yang terkait kesiapan tatanan," kata Yuslina.

Sementara itu, sekretaris Forum Kota Baubau sehat Imran Kudus mengatakan, hal penting selain kegiatan pengukuhan pengurus dan evaluasi kinerja juga akan mempersiapkan rapat kerja.
"Rapat kerja nanti akan membahas semua program Forum ke depan. Tentunya dengan menyesuaikan capaian kinerja sebelumnya. Ini untuk diketahui bahwa Forum juga telah melakukan banyak hal," kata Imran.
Dian Purnama Sari Zain, mewakili kepala Bappeda Kota Baubau juga menyampaikan dukungan. Pihaknya siap berkolaborasi untuk mendukung peran Forum Kota Baubau sehat. Dimulai dari persiapan pengukuhan hingga program kerja. Pasalnya, program Kota Sehat juga menjadi salah satu bagian dari perencanaan pembangunan.

“Kita akan maksimalkan komunikasi dengan Forum untuk kelancaran program. Saat ini kita focus pada pengukuhan pengurus terlebih dahulu. Rencananya langsung dikukuhkan oleh Pj wali Kota Baubau. Kemudian yang berhubungan dengan program kerja kita akan terus berkolaborasi,” kata Dian Purnama Sari yang juga salah seorang kepala Bidang di Bappeda Kota Baubau. (Din)
La Ode Fasikin, S.Pi, M.Si : “Untuk OPD juga Berqurban 53 Ekor Sapi”

BAUBAU, KERATONNEWS.CO.ID – Sekretariat Daerah (Setda) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Baubau di momen Hari raya Idul Adha 1445 H menyembelih 2 ekor Sapi Qurban. Kegiatan penyembelihan qurban dilaksanakan di Halaman Kantor Wali Kota Baubau Selasa (18/6/2024).
Pemotongan hewan Qurban disaksikan langsung Pj Sekda Kota Baubau La Ode Fasikin, S,Pi, M.Si dan ketua DWP Kota Baubau Ny. Wa Ode Suminarni, S.Pd beserta pengurus.

Pj Sekda Kota Baubau La Ode Fasikin usai penyerahan daging qurban mengatakan, kegiatan penyembelihan hewan qurban selain sudah menjadi agenda rutin setiap tahun, juga memiliki makna filosofi yang mendalam. Ia berharap, hikmah berqurban ini menjadi pembelajaran dalam kehidupan khususnya rasa empati kepada sesama.
“Alhamdulillah kita di secretariat dan DWP Kota Baubau telah menyembelih 2 ekor sapi. Mungkin secara lahiriahnya yang kita sembelih adalah sapi tapi makna filosofinya adalah bagaimana kita meningkatkan keimanan kita kepada Allah dengan berqurban,” kata La Ode Fasikin didampingi beberapa kepala OPD dan Kabid di jajaran Setda Kota Baubau.

La Ode Fasikin menambahkan, tahun ini selain di secretariat dan DWP, untuk OPD se kota Baubau juga berqurban sebanyak 53 ekor sapi. Ia berharap tahun berikutnya jumlah hewan qurban bisa ditingkatkan.
Sementara itu, ketua DWP Kota Baubau Ny. Wa Ode Suminarni Fasikin, S.Pd yang turut menyampaikan apresiasi. Ia juga menyaksikan penyembelihan dan pembagian daging qurban secara langsung.

“Alhamdulillah tahun ini seperti tahun tahun sebelumnya DWP Kota Baubau juga ikut serta berqurban 1 ekor sapi. Tentunya saya berterima kasih kepada teman teman pengurus DWP karena kita bisa berpartisipasi. Semoga tahun berikutnya jumlahnya kita bisa tingkatkan,” ujar Wa Ode Suminarni.
Ketua DWP Kota Baubau juga menyampaikan, yang paling utama dalam berqurban bukanlah jumlahnya, namun nilai kebersamaan dan keikhlasannya. Terutama bagi pengurus dan terlebih pada penerima.
“Semoga bernilai ibadah dan tentunya bisa dirasakan manfaatnya bagi mereka yang telah penerima,” tambah Wa Ode Suminarni. (Din)
BUTON TENGAH, GAGASSULTRA.COM - Pengajuan mutasi, pengisian, dan penyegaran jabatan pejabat eselon II, III, dan IV lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) tinggal diajukan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk mendapatkan persetujuan tertulis.
Pengajuan yang sudah diproses dari Pj Bupati sebelumnya Andi Muhammad Yusuf tersebut sudah sampai di Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
"Sudah di BKN sekarang," ungkap Pj Bupati Buteng H Kostantinus Bukide, ditemui di Rujabnya, Senin (10/6/2024).
Ia mengaku, pihaknya kekeh melanjutkan proses pengajuan tersebut karena saat ini ada satu jabatan eselon II yang kosong, yakni Kadis Pangan yang ditinggalkan H Burhanudin karena pensiun.
Apalagi jabatan eselon III seperti Sekretaris Dinas (Sekdin) banyak yang kosong dengan alasan yang sama. Begitu pula dengan jabatan eselon IV.
"Jika ini dibiarkan, akan mempengaruhi kinerja organisasi pemerintahan kalau tidak cepat diisi," dalihnya.
Mantan Sekda Buteng ini menuturkan, pengajuan ini sudah diusulkan dari pejabat bupati sebelumnya.
"Saya hanya melanjutkan saja," tukas Kostan yang baru dua pekan lebih menjabat Pj Bupati Buteng ini.
Hanya saja, nama-nama yang diajukan Pj Bupati sebelumnya tersebut ada catatan. Misalnya mereka yang belum dua tahun di jabatan tersebut, itu tidak bisa digeser.
Berarti ada pergeseran pejabat pada pelantikan nanti? Kostan menjawab bisa saja. Kalau jabatan yang diembannya sudah lebih dari lima tahun, itu sudah bisa dievaluasi.
Aturannya, evaluasi jabatan sudah bisa dilakukan dua sampai lima tahun. Seperti Kadis Perikanan, sudah menjabat tujuh tahun.
"Itu sudah bisa dievaluasi dan dilakukan penyegaran ke jabatan yang baru setelah melalui uji kompetensi," cetusnya.
Sama halnya dengan dirinya dalam posisi jabatan Sekda. Oktober 2024 sudah lima tahun.
"Tapi, saya dari April kemarin sudah minta duluan kepada Pj Bupati untuk dievaluasi oleh Komisi ASN. Hanya karena diamanahkan dengan jabatan Pj Bupati akhirnya tertunda," bebernya.
Kemungkinan, setelah amanah jabatan Pj Bupati selesai diembannya, sudah bisa dievaluasi. Apakah tetap jadi Sekda definitif atau digeser ke tempat lain.
Khusus untuk uji kompetensi jabatan pimpinan tinggi prtama (JPTP) atau eselon II Buteng, dirinya akan membentuk tim panitia seleksi (Pansel).
Supaya lebih fear, jenderal ASN Buteng ini akan meminta Sekda Provinsi Sultra, Asrun Lio, untuk menjadi Ketua Panselnya.
"Kalau sudah ada rekomendasi dari Tim Pansel, saya sebagai user nantinya tinggal mengeksekusi dalam bentuk SK dan pelantikan," tandasnya.
Kostan menegaskan, apa yang dilakukannya dalam melanjutkan pengajuan mutasi, pengisian, dan penyegaran jabatan
ini adalah semata-mata untuk kebutuhan organisasi.
"Tidak ada tendensi atau kepentingan lain," tutupnya.(uzi)